Hari Bakti ke-62 Adhiyaksa Kejari Sanggau Gelar Khitan Massal

  • Bagikan
Dalam rangka rangkaian peringatan Hari Bakti Adhiyaksa (HBA) ke-62, Kejaksaan Negeri Sanggau mengelar kegiatan sunatan masal. Sebanyak 40 anak di Sanggau mengikuti sunatan massal yang dipusatkan di aula eks Dinas Kesehatan Sanggau jalan Nenas Kelurahan Tanjung Sekayam, Selasa (5/7/2022).

Sanggau (Suara Kalbar) – Dalam rangka rangkaian peringatan Hari Bakti Adhiyaksa (HBA) ke-62, Kejaksaan Negeri Sanggau mengelar kegiatan sunatan masal. Sebanyak 40 anak di Sanggau mengikuti sunatan massal yang dipusatkan di aula eks Dinas Kesehatan Sanggau jalan Nenas Kelurahan Tanjung Sekayam, Selasa (5/7/2022).

Kasi intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau Fredi Wiryawan mengatakan kegiatan ini sebagai wujud rasa sukur atas HBA, juga sekaligus wujud kepedulian Adhiyaksa kepada sesama.

“Harapan kami melalui kegiatan ini kiranya dapat membantu masyarakat yang belum berkesempatan untuk mengikuti sunatan untuk mengikuti sunatan. Jadi, peran Kejaksaan itu bukan hanya melakukan penindakan dan penuntutan di persidangan tapi juga ada kegiatan sosial yang dilaksanakan bersama masyarakat,” katanya.

Fredi mengatakan Ketua panitia kegiatan HBA dipercayakan kepada Kepala Seksi Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Sanggau, Monita.

“Puji Tuhan antusias masyarakat yang mengikuti sunatan massal ini cukup tinggi, padahal dalam waktu yang cukup singkat sekitar satu mingguan kami menyiapkan kegiatam ini,” kata Fredi.

Fredi menjelaskan sebagai penyemangat sekaligus rasa sukur untuk anak-anak yang mengikuti sunatan masal, panitia memberikan hadiah khusus berupa peralatan sekolah.

“Kami berikan tas sekolah yang didalamnya ada sarung, peralatan tulis, buku pensil penghapus pulpen. Semoga bingkisan ini bisa menyenangkan anak-anak kita yang mengikuti sunatan massal,” ujarnya.

Tidak hanya sunatal massal, jelas Fredi, pada peringatan HBA tahun ini, juga akan diadakan kegiatan lain diantaranya kegiatan panahan, sumpit dan sepeda santai.

“Untuk kegiatan panahan kami menggandeng Persatuan panahan indonesia atau Perpani, untuk kegiatan sumpit kami bekerjasama dengan Dewan Adat Dayak dan untuk kegiatan sepeda santai kami menggandeng seluruh komunitas sepeda yang ada di Sanggau,” jelasnya.

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Penulis: DarmansyahEditor: Suhendra
  • Bagikan