PPKM Darurat Berlanjut, Penumpang Bandara Supadio Merosot Turun Hingga 75 Persen

  • Bagikan
Kondisi Bandara Supadio yang tampak sepi semenjak diberlakukannya PPKM Darurat. SUARAKALBAR.CO.ID/Cecep

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Adanya sejumlah persyaratan untuk melakukan penerbangan, membuat Bandara Internasional Supadio Pontianak nampak sepi.

Hal tersebut pun berdampak pada penurunan penumpang semenjak level 4 diberlakukan sehingga sulitnya orang melakukan aktifitas penerbangan seperti biasa.

Angkasa Pura II mengaku jika kini hanya tersisa 1000 penumpang saja yakni 500 orang berangkat dan 500 orang datang.

“Terkait pemberlakuan PPKM darurat dan dikeluarkannya peraturan Satgas nomor 14 setiap perjalanan ke Pulau Jawa atau dari Jawa harus melengkapi tes PCR dan dokumen vaksinasi. Dengan adanya hal tersebut berdampak pada penurunan jumlah penumpang,” tutur
EGM PT Angkasa Pura II Akbar Putra.

Menurutnya penurunan terjadi hingga 75 persen, sebelum diberlakukan hal tersebut penumpang setiap harinya bisa mencapai 4000 namun kini hanya 1000 orang perhari, itupun datang dan pergi.

Akbar menuturkan penurunan terjadi semenjak Idul Adha dan Mendagri memberlakukan hanya golongan esensial dan kritikal saja yang diberpolehkan melakukan perjalanan, membuat penurunan penumpang mencapai 500 orang perhari.

“Semakin turun karna ada peraturan Mendagri, sehingga saya rasa dengan penetapan pelarangan saat PPKM Darurat itu sudah cukup efisien karna berkurangnya masyarakat yang melakukan perjalanan,” pungkasnya.

  • Bagikan