SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Melawi Ribuan Warga Padati Malam Penutupan Gawai Dayak XVIII Melawi, Berlangsung Meriah dan Penuh Antusiasme

Ribuan Warga Padati Malam Penutupan Gawai Dayak XVIII Melawi, Berlangsung Meriah dan Penuh Antusiasme

pemilihan finalisas Inau Gawai Dayak Kabupaten Melawi. suarakalbar.co.id/Istimewa

Melawi (Suara Kalbar) -Ribuan masyarakat memadati malam penutupan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Melawi ke-18 yang berlangsung di Stadion Raden Tumenggung Setia Pahlawan, Minggu (31/5/2026) malam.

Sejak sore hingga malam hari, warga dari berbagai wilayah terlihat berdatangan untuk menyaksikan rangkaian acara penutupan yang dikemas dengan hiburan rakyat dan pertunjukan budaya yang meriah.

Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi. Area stadion dipenuhi pengunjung yang datang bersama keluarga, kerabat, maupun sahabat untuk menikmati suasana penutupan Gawai Dayak yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.

Warga terlihat bersemangat menyaksikan berbagai hiburan yang disuguhkan panitia. Sorak sorai penonton sesekali terdengar ketika penampilan di atas panggung berlangsung, menciptakan suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan.

Salah seorang warga Melawi, Stefanus mengaku senang karena pelaksanaan Gawai Dayak tahun ini berlangsung aman, lancar, dan meriah. Menurutnya, kegiatan budaya seperti ini sangat penting karena mampu mempererat hubungan sosial masyarakat sekaligus menjadi ruang hiburan rakyat.

“Syukur Gawai Dayak tahun ini berjalan lancar dan sukses. Ramai, tertib, hiburannya juga bagus. Semoga ke depan lebih meriah lagi dan semakin banyak kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat,” ujarnya kepada Suara Kalbar.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Rina, yang berharap pelaksanaan Gawai Dayak di masa mendatang semakin baik dari sisi penyelenggaraan maupun fasilitas pendukung.

Menurutnya, Gawai Dayak bukan hanya milik masyarakat Dayak, tetapi menjadi pesta budaya bersama seluruh masyarakat Melawi yang mencerminkan kebersamaan dan toleransi.

“Kami berharap ke depan Gawai Dayak semakin maju, makin tertata, dan bisa menarik lebih banyak pengunjung. Semoga budaya tetap lestari dan ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Gawai Dayak Kabupaten Melawi ke-18, Saleh Tapa, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut memeriahkan dan menyukseskan pelaksanaan Gawai Dayak tahun 2026.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa semangat menjaga budaya dan kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan ikut memeriahkan Gawai Dayak ke-18 ini sehingga kegiatan berjalan dengan meriah, aman, dan sukses,” ujar Saleh Tapa.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada unsur pengamanan gabungan yang telah bekerja menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung, mulai dari unsur TNI, kepolisian dari Polres Melawi, Satpol PP, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan yang ikut membantu menciptakan situasi kondusif.

Selain itu, Saleh Tapa secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sejak tahap persiapan hingga penutupan acara.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Gawai Dayak tahun ini tidak lepas dari kekompakan, kerja sama, dan pengorbanan seluruh panitia yang tetap bekerja maksimal meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan.

“Terima kasih kepada seluruh panitia atas kerja keras, kekompakan, dan dedikasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan Gawai Dayak Kabupaten Melawi ke-18 dapat terlaksana dengan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Momentum malam penutupan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi masyarakat lintas usia dan etnis yang turut hadir menikmati kemeriahan Gawai Dayak Kabupaten Melawi ke-18.

Pelaksanaan Gawai Dayak sendiri,tambah Salah yang juga menjabat Ketua Forum Pemuda Dayak (FOPAD) kabupaten Melawi tidak hanya menjadi perayaan budaya masyarakat Dayak, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Melawi.

Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan Gawai Dayak tahun ini meninggalkan kesan positif bagi masyarakat sekaligus menjadi semangat untuk terus melestarikan budaya dan tradisi Dayak di tengah perkembangan zaman.

Penulis : Dea Kusumah Wardhana

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play