Diminta Ketum AHY Fokus di Pusat, Herzaky Perjuangkan Kepentingan Masyarakat Kalbar Lewat Program Nasional
Jakarta (Suara Kalbar) – Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan aspirasi dari kader maupun para pemilik suara yang menginginkan dirinya maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat. Namun, ia memastikan tetap menjalankan arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk fokus menjalankan tugas di tingkat pusat.
Menurut Herzaky, keputusan tersebut merupakan bentuk komitmennya dalam mengemban amanah sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus sebagai Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para kader di Kalbar. Namun, Mas Ketum AHY meminta saya tetap fokus di pusat. Tugas ini harus saya jalankan sebaik-baiknya untuk ikut membantu beliau di Kemenko Infrastruktur,” ujar Herzaky di Jakarta.
Herzaky menjelaskan, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY mendapat mandat dari Presiden untuk mengawal berbagai program strategis nasional yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan pemerataan pembangunan wilayah di Indonesia.
Sebagai Staf Khusus, dirinya turut mengawal pelaksanaan sejumlah program prioritas nasional, mulai dari perbaikan dan peningkatan jalan daerah, pembangunan jaringan irigasi, proyek tanggul laut raksasa (giant seawall), hingga pengembangan infrastruktur perkeretaapian, termasuk rencana kereta cepat di Pulau Jawa dan proyek Trans-Kalimantan.
Meski bertugas di tingkat nasional, Herzaky menilai posisinya di pusat justru memberikan peluang yang lebih besar untuk memperjuangkan kepentingan Kalimantan Barat melalui pengawalan program-program pembangunan pemerintah.
“Membangun Kalimantan Barat, termasuk membesarkan Demokrat di Kalimantan Barat, tidak selalu harus berada di daerah. Berada di pusat justru membuat kita memiliki akses langsung untuk mengawal program-program nasional agar masuk ke Kalbar. Dengan begitu, perjuangan untuk kepentingan masyarakat Kalbar justru bisa lebih optimal dan berdampak lebih besar,” katanya.
Ia menegaskan, keberadaannya di tingkat pusat bukan berarti mengurangi perhatian terhadap daerah asalnya. Sebaliknya, akses terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan program nasional diyakini dapat menjadi peluang untuk mempercepat pembangunan di Kalimantan Barat.
Selain menjalankan tugas di kementerian, Herzaky juga mengemban tanggung jawab strategis di internal Partai Demokrat sebagai Kepala Bakomstra sekaligus Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat.
Dalam posisi tersebut, ia bertugas menyusun strategi komunikasi publik partai, merancang narasi dan substansi kebijakan, serta mengoordinasikan komunikasi politik agar tetap selaras dari tingkat pusat hingga ke 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
“Tugas ini penting untuk memastikan komunikasi publik Demokrat selalu selaras dari atas ke bawah maupun sebaliknya. Keselarasan narasi dan substansi ini krusial agar pesan serta nilai perjuangan partai tersampaikan dengan utuh dan jelas kepada masyarakat,” pungkas Herzaky.
Dukungan sejumlah kader kepada Herzaky untuk memimpin DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat sebelumnya mencuat menjelang proses konsolidasi organisasi di tingkat provinsi. Namun, dengan adanya arahan Ketua Umum AHY, Herzaky memastikan tetap memprioritaskan tugas-tugas nasional yang diembannya sembari terus berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakat Kalimantan Barat melalui pengawalan berbagai program strategis pemerintah pusat.
Penulis: Layli/r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






