Menanti Penggusuran, PKL di Taman Burung Singkawang Mengaku Resah

Pedagang kaki lima di kawasan Taman Burung Singkawang saat menunggu rencana penggusuran terhadap PKL di Taman Burung Singkawang, Kamis (20/6/2024). SUARA KALBAR.CO.ID.

Singkawang (Suara Kalbar)- Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Taman Burung di Jalan Merdeka, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang mengaku resah akan nasib mereka yang akan diigusur Pemkot Singkawang.

Lantaran Pemkot Singkawang rencana akan melakukan penertiban terhadap gerobak para PKL pada Kamis (20/6/2024). Penertiban ini mengingat Jalan Merdeka akan dilakukan kegiatan proyek Kota Pusaka yang sumber dananya berasal dari pusat.

Sementara PKL Jalan Merdeka akan direlokasi ke Lapangan Tarakan, Kelurahan Sekip Lama.
Namun, para PKL Jalan Merdeka menolak lokasi tersebut, dan meminta kepada Pemkot Singkawang agar mereka di pindah sementara ke Stadion Kridasana sambil menunggu penataan PKL Lapangan Tarakan selesai.

“Pada intinya kami mendukung program Pemkot Singkawang, tetapi tolong pikirkan kembali mengenai keadaan kami,” ujar Koordinator PKL dan Hiburan Rakyat Taman Burung Singkawang, Muhammad Billal.

Menurutnya yang harus di pikirkan oleh Pemkot Singkawang adalah tempat untuk relokasi. Karena tempat yang akan direlokasikan adalah merupakan aset TNI.

“Kami sudah meminta dengan santun dan menyampaikan surat kepada Pemkot Singkawang untuk meninjau ulang, mengingat masih ada aset pemerintah yang kami anggap layak dan kami sepakati untuk dialokasikan sementara sebelum tempat yang dialokasikan oleh Pemkot Singkawang itu terwujud,” ungkapnya.

Namun, sampai sekarang keinginan para PKL sampai sekarang belum juga ditanggapi, yang mana Pj Wali Kota Singkawang pernah menyampaikan didalam pertemuan menyatakan siap berkomitmen dan bertandatangan antara PKL, Pemkot dan Kodim Singkawang.

“Atas dasar itu, kami menganggap lahan Lapangan Tarakan belum pantas dijadikan sebagai tempat usaha yang memaksimalkan kami untuk mencari nafkah,” jelasnya.

Atas dasar itu pula, PKL Jalan Merdeka juga akan memperlihatkan kepada Pemkot Singkawang yang dengan otoriternya dengan tidak memikirkan sama aekali mengenai nasib PKL Jalan Merdeka.

“Dengan ini saya tegaskan akan terus bertahan bersama PKL Jalan Merdeka lainnya dengan segala resiko yang harus kami hadapi,” katanya.

Belum terlihat aktivitas penggusuran yang dilakukan Pemkot Singkawang. Hanya saja terlihat aktivitas pengukuran jalan dan pemangkasan pohon untuk kegiatan proyek Kota Pusaka.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS