Deklarasi Anti Narkoba di Pulau Lemukutan, Sumirat: Kalbar Bersih dari Narkoba

Kepala BNNP Kalimantan Barat Sumirat beserta jajaran Forum Koordinasi Pemimpin Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkayang serta jajaran Forum Koordinasi Pemimpin Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Sungai Raya Kepulauan saat melakukan Deklarasi Indonesia Bersinar 'Bersih Narkoba'. (SUARAKALBAR.CO.ID/Iqbal Meizar)

Bengkayang (Suara Kalbar) – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Barat, Sumirat menyebutkan, Kalbar merupakan salah satu Provinsi yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Malaysia dan memiliki 966 Km panjang garis perbatasan Wilayah pesisir Kalbar memiliki panjang pantai sekitar 1300 km, yaitu menghadap ke Selat Karimata dan Laut Natuna serta berbatasan dengan Provinsi Riau.

“Kita melihat dari kasus sebelumnya, yang pernah terjadi pada tahun 2019 BNNP Kalbar pernah berhasil melakukan pengungkapan kasus narkotika jenis Shabu seberat 107 Kg dan Pil Ekstasi sebanyak 114.699 butir yang terjadi di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang. Sebagai bentuk Komitmen bersama antara Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat dengan Pemerintah Kabupaten Bengkayang dilaksanakan Deklarasi Bengkayang Bersih Narkoba (Bersinar) di Pulau Lumukutan ini,” ujarnya saat melakuka deklarasi Gerakan Anti Narkoba di Pulay Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, Senin (24/6/2024).

Dirinya juga mengharapkan, setelah Deklarasi ini dilakukan masyarakat dapat lebih memahami tentang bahayanya Narkoba bagi masa depan bangsa, dan juga ia mengharapkan seluruh tokoh-tokoh yang ada di Pulau Lumukutan dapat bekerjasama menjaga dari peredaran Narkoba.

“Melalui  Deklarasi Ini diharapkan akan menumbuhkan komitmen dan tekad bersamaantara Pemerintah, Penegak hukum, TokohAgama, Tokoh Masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Bengkayang Bersih Narkoba dan Kalimantan Barat Bersih Narkoba,” pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS