Pemprov Kalbar Tingkatkan Konvergensi dan Kolaborasi Turunkan Stunting
Pontianak (Suara Kalbar) – Kebersamaan dalam mencegah dan penurunan stunting, baik itu dari berbagai dinas maupun instansi di Kalimantan Barat dinilai sangat luar biasa oleh Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar, Pintauli Romangasi Siregar.
Pintauli mengatakan, sama dengan tahun-tahun sebelumnya, dalam upaya mencegah dan mempercepat menurunkan angka stunting, maka harus meningkatkan konvergensi dan kolaborasi dengan seluruh dinas dan Instansi yang ada di Kalbar.
“Di Rakerda ini, ada dari Bappeda, Dinas Kesehatan kemudian ada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) yang terkait pengawasan penggunaan keuangan di daerah. Kemudian ada juga dari TP PKK, IBI ini menurut saya sangat luar biasa, OPD KB nya semua lengkap disini,” kata Pintauli saat membuka Rakerda Program Bangga Kencana dan Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Aston Pontianak, Senin (8/4/2024).
Dia menambahkan, dengan lengkapnya OPD KB dalam Rakerda tersebut menandakan diawal tahun 2024 sudah ada komitmen bersama untuk saling bahu membahu dan saling mengisi diantara dinas-dinas dan instansi-instansi yang ada di Kalbar.
Kaper BKKBN Kalbar itu berharap, apa yang di bahas dan menjadi kebijakan dalam Rakerda program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting selama beberapa hari itu, bisa membuka peluang.
Pinta Bersukur hingga saat ini angka keluarga beresiko stunting di Kalbar itu mengalami penurunan. Ia berharap hal itu harus terus dilakukan agar keluarga beresiko stunting dapat lepas dari stunting itu sendiri.
Prevalensi stunting Kalbar saat ini mengalami penurunan sebesar 3,3 persen. Dari 27,8 persen angka stunting Kalbar turun. Posisi sementara angka stunting Kalbar menjadi 24,5 persen.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





