Dunia  

Jepang Tak Kesampingkan Langkah Apapun untuk Melemahnya Nilai Tukar Yen

Seorang wanita berjalan melewati sebuah papan yang menunjukkan nilai tukar mata uang di Tokyo, Jepang, pada 26 September 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)

Suara Kalbar– Jepang tidak akan mengesampingkan langkah apa pun dalam mengatasi pergerakan kurs yang berlebihan, di saat yen Jepang jatuh ke level terlemahnya terhadap dolar AS dalam hampir 34 tahun, demikian disampaikan oleh pejabat keuangan utama negara itu pada Kamis (11/4/2024).

Dilansir dari Kantor Berita Xin Hua bahwa Wakil Menteri Keuangan Jepang untuk Urusan Internasional Masato Kanda melontarkan pernyataan tersebut setelah nilai tukar yen anjlok melewati level 153 per dolar AS dalam perdagangan mata uang pada Kamis pagi waktu setempat, pertama kalinya sejak Juni 1990, yang memicu spekulasi bahwa otoritas Jepang akan melakukan intervensi untuk menopang yen.

Kanda menggambarkan jatuhnya nilai tukar yen ini berlangsung “cepat”, menyebut bahwa pergerakan kurs yang berlebihan akan berdampak negatif terhadap perekonomian negara itu. Namun, Kanda tidak berkomentar apakah pergerakan 1 yen dalam sehari dianggap sebagai level berlebihan yang dapat memicu putaran baru intervensi pasar.

Otoritas Jepang menjual dolar AS dan membeli yen setelah dolar naik mendekati 152 yen pada Oktober 2022. Analis Jepang mengatakan tidak mengherankan bila intervensi valuta asing akan terjadi kapan saja ketika kini dolar telah tembus 153 yen.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Penulis: Kantor Berita Xin HuaEditor: Suhendra