Dunia  

Kapasitas Terpasang Energi Baru di China Selatan Tumbuh Pesat

Foto dari udara yang diabadikan pada 29 Mei 2022 ini memperlihatkan peralatan turbin angin apung laut dalam "Fuyao" yang ditarik dari Maoming ke wilayah laut Luodousha, Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua/Liu Dawei)

Suara Kalbar– Kapasitas terpasang energi baru di provinsi Guangdong, Yunnan, Guizhou, Hainan, dan Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi mencapai 145 juta kilowatt, melampaui pembangkit listrik tenaga batu bara untuk pertama kalinya, kata China Southern Power Grid, pada Kamis (11/4/2024).

Dilansir dari Kantor Berita Xin Hua bahwa angin, matahari, dan sumber energi baru lainnya telah menjadi sumber utama listrik di lima wilayah setingkat provinsi itu, memberikan kontribusi sekitar sepertiga dari konsumsi listrik aktual.

Kapasitas terpasang energi baru di Guangdong, Guangxi, Yunnan, Guizhou, dan Hainan masing-masing mencapai 50,16, 29,32, 38,6, 20,52, dan 6,39 juta kilowatt, masing-masing menyumbang 27 persen, 44 persen, 31 persen, 32 persen, dan 44 persen dari total kapasitas terpasang di tiap-tiap provinsi dan wilayah itu.

Wang Haohuai, seorang pejabat China Southern Power Grid, mengatakan bahwa kapasitas terpasang pembangkit listrik energi baru di lima provinsi dan wilayah tersebut diperkirakan akan naik menjadi 168 juta kilowatt pada akhir 2024, yang mencakup 37,3 persen dari total kapasitas terpasang.

China telah berkomitmen pada target karbon ganda yaitu mencapai puncak emisi karbon sebelum 2030 dan mencapai netralitas karbon sebelum 2060.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Penulis: Kantor Berita Xin HuaEditor: Suhendra