Melawi  

Tradisi “Selamatan Tait” Melekat di Desa Menukung Melawi

Masyarakat yang sedang melakukan tradisi 'Selamatan Tait' kepada satu pasangan suami istri yang baru menikah belum lama ini. SUARAKALBAR.CO.ID/Iqbal Meizar.

Melawi (Suara Kalbar) – Tradisi Tait merupakan bentuk dari dukungan dengan memberikan selamat atau doa kepada seseorang yang telah melakukan pernikahan.

Adapun bentuk selamat yang dilakukan masyarakat adalah menaburkan beras berwarna kuning dan memberikan sejumlah uang dengan suka rela. Tradisi ini pun masih sangat dekat dengan masayrakat.
Pemok, satu diantara masyarakat mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari masyarakat desa kepada pasangan yang baru menikah.

“Tradisi ini adalah rasa dukungan kami masyarakat untuk pasangan yang baru menikah, kami menaburkan beras kuning untuk mendoakan mereka dan memberikan sejumlah uang,” ujar Pemok, Sabtu (13/4/2024).

Pemok juga mengungkapkan alasan tradisi ini dilakukan tidak hanya untuk memberikan selamat, tetapi juga untuk menjaga budaya agar generasi selanjutnya dapat mengenal.

“Hal ini juga bentuk dari upaya kami masyarakat desa untuk menjaga trasidi ini, agar anak anak muda dapat menjaganya hingga mereka tua kelak,” jelasnya.

Disisi lain, Lihin Asep, satu diantara pemuda Desa Menukung menjelaskan dirinya sebagai pemuda merasa sangat bersyukur bisa dapat menjaga adat dan budaya.

“Saya sebagai pemuda desa merasa sangat perlu menjaga kearifan lokal, karena ini adalah salah satu bentuk rasa tanggung jawab kami sebagai masyarakat asli Desa Melawi,” pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS