SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Menkominfo Ajak Generasi Muda Ikut Ambil Peran dalam Pemilu 2024

Menkominfo Ajak Generasi Muda Ikut Ambil Peran dalam Pemilu 2024

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi saat berada di ruang pers di Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2023). (ANTARA)

Jakarta (Suara Kalbar)- Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mendorong generasi muda, khususnya generasi Z yang merupakan kelompok pemilih pemula, untuk ambil peran aktif dalam Pemilihan Umum 2024. Ia mengatakan bahwa partisipasi dari generasi ini sangat penting karena mereka adalah penentu masa depan bangsa.

Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa pihaknya terus mengajak generasi muda untuk aktif menggunakan hak pilih mereka dalam pemilu. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan literasi digital. Literasi digital ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya berpartisipasi dalam proses pemilu.

“Pokoknya nasib negara ini, nasib masa depan bangsa ini ada di tangan anak muda. Anak muda harus berpartisipasi untuk menyampaikan aspirasi politiknya (di Pemilu 2024),” kata Budi di Jakarta,  melansir dari ANTARA, Minggu(22/10/2023).

Ia mengatakan dari sisi Kementerian Kominfo, pihaknya terus mengajak anak muda agar bisa aktif menggunakan hak pilihnya saat Pemilu nanti lewat kegiatan literasi digital.

Literasi digital itu mengangkat tema Pemilu Damai 2024 yang menjadi bagian dari kampanye komunikasi untuk memastikan perhelatan pesta demokrasi itu bisa berjalan kondusif pada saat berlangsung di 14 Februari 2024 nanti.

Sebelumnya, literasi digital pernah juga diberikan kepada generasi Z sebagai pemilih pemula di Juli 2023 oleh Kementerian Kominfo. Saat itu tema yang dihadirkan terkait dengan cara anak muda untuk bijak menangani konten-konten di media sosial yang mengandung muatan politik.

Para pemilih pemula diajarkan untuk tidak terjebak dengan konten-konten yang bermuatan ingin memecah belah bangsa atau pun berisi ujaran kebencian.

Literasi digital dengan muatan tersebut dilakukan Kementerian Kominfo agar peristiwa polarisasi masyarakat akibat Pemilu 2019 tidak kembali terulang.

Untuk menyukseskan kampanye Pemilu Damai 2024, Kementerian Kominfo juga sudah menyiapkan beberapa strategi. Misalnya lewat Direktorat Jendral Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Kementerian Kominfo memberikan edukasi mengenai pentingnya netralitas untuk menciptakan Pemilu Damai 2024.

Lalu kerja sama juga dijalin Kementerian Kominfo dengan platform-platform digital seperti Meta, Google, dan TikTok untuk menangkal hoaks terkait Pemilu 2024.

Komunikasi lewat media sosial dengan mengangkat konten pentingnya Pemilu Damai yang dimiliki Kementerian Kominfo juga terus digencarkan agar generasi digital saat ini bisa lebih memahami pentingnya terlibat aktif dalam Pemilu.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan