Rata-rata Lama Sekolah Sanggau Masih 7,5 Tahun, Disdikbud Bentuk Pokjar Entaskan 11 Ribu Anak Tidak Sekolah
Sanggau (Suara Kalbar) – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau Robertus mengatakan tingkat pendidikan Kabupaten Sanggau secara keseluruhan masih berada di angka 7,5 tahun atau setara kelas 7 SMP.
“Untuk tingkat pendidikan Kabupaten Sanggau secara keseluruhan itu sekitar 7,5 atau di kelas 7, belum kelas 8,” ujar Robertus usai apel hardiknas di halaman kantor Bupati Sanggau, Senin (04/05/2026).
Karena itu, Disdikbud Sanggau tengah menggalakkan program pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS), termasuk anak putus sekolah dan yang tidak pernah sekolah.
“Data ATS untuk Kabupaten Sanggau itu sangat tinggi, yaitu 11 ribu sekian. Kita berusaha dengan inovasi, sudah kita bentuk fakta integritas bersama Wakil Bupati dan stakeholder terkait seperti Pemdes, Capil untuk mensinkronkan data itu,” jelasnya.
Robertus menambahkan, pihaknya akan berkolaborasi dengan desa untuk membentuk kelompok belajar atau Pokjar di setiap desa bagi anak tidak sekolah. “Kelompok belajar juga ada di Lapas, karena hak warga negara untuk mendapatkan pendidikan,” katanya.
Ia menyebut penyebab tingginya ATS di Sanggau beragam. “Penyebabnya banyak, karena mungkin geografis, ekonomi, dan faktor lainnya. Faktor lain itu mungkin dukungan orang tua yang kurang. Penghasilan orang tua mungkin cukup atau kurang. Ini juga salah satu faktor yang harus didorong lewat orang tua,” ungkap Robertus.
Untuk itu, Disdikbud mendorong pendidikan kesetaraan dan berkolaborasi dengan OPD terkait serta pemerintah desa. “Untuk bisa mensosialisasikan ini di desanya masing-masing,” katanya.
Terkait infrastruktur, Robertus menyebut Sanggau sudah mendapat program revitalisasi sekolah dari pusat. “Program revitalisasi itu digelontorkan dari pusat untuk kabupaten, terutama Sanggau, untuk mengentaskan anak putus sekolah,” pungkasnya.
Penulis: Darmansyah





