Polisi Tertibkan Antrian Solar di SPBU Sungai Nipah agar Tak Picu Keresahan

  • Bagikan
Kapolsek Siantan, Polres Mempawah, AKP Sihar Binardi Siagian, saat memimpin penertiban antrian BBM di SPBU Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat, Kamis (13/1/2022). Selain itu, juga dilakukan pengecekan harga agar sesuai HET. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Polsek Siantan, Polres Mempawah, melakukan penertiban terhadap truk-truk pengantri BBM jenis solar di SPBU Jalan Raya Desa Sungai Nipah Kecamatan Jongkat, Kamis (13/1/2022) sore.

Sebelumnya, polisi sudah mendapat informasi dari masyarakat terkait maraknya antrian solar oleh pengguna jasa angkutan yang dianggap bisa memicu keresahan, mengganggu kamtibmas dan keamanan lalu lintas.

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah melalui Kapolsek Siantan AKP Sihar Binardi Siagian, membenarkan kegiatan penertiban di kawasan sekitar SPBU Desa Sungai Nipah.

“Di sana, kami minta para sopir truk agar saat mengantri solar jangan sampai mengganggu konsumen BBM lainnya. Termasuk jangan sampai memarkir kendaraan hingga ke badan jalan, karena bisa mengganggu kelancaran lalu lintas,” ungkapnya.

Selain menertibkan antrian solar, imbuh Kapolsek, pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang mengantri.

Pengecekan tersebut untuk mengetahui ada tidaknya kendaraan yang memodifikasi tangki maupun pembeli yang menggunakan jeriken.

“Untuk sementara ini tidak didapati kendaraan antrian yang menggunakan tangki modifikasi dan jeriken. Kendati demikian, kita tetap mengingatkan para pengantri BBM agar tidak melakukan itu,” katanya.

Selanjutnya, Kapolsek bersama anggota meminta SPBU tidak melayani konsumen yang menggunakan tangki modifikasi atau jeriken.

“Nah, khusus pembelian solar untuk nelayan, hendaknya membawa surat rekomendasi dari instansi terkait atau surat keterangan dari desa,” tegasnya.

Tidak lupa, Kapolsek memberikan arahan kepada pengelola dan karyawan SPBU di Desa Sungai Nipah agar mereka tetap menjual BBM sesuai aturan dan HET yang berlaku.

“Berdasarkan keterangan dari salah satu karyawan SPBU, solar, pertalite dan pertamax setiap harinya dijual sesuai HET yang berlaku,” katanya.

  • Bagikan