SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi Ini 6 Langkah Mengamankan Akun WhatsApp Saat HP Hilang atau Dicuri

Ini 6 Langkah Mengamankan Akun WhatsApp Saat HP Hilang atau Dicuri

Ilustrasi pesan instan. (Freepik/Istimewa)

Suara Kalbar – WhatsApp telah menjadi salah satu aplikasi komunikasi yang paling banyak digunakan masyarakat. Berbagai informasi penting, mulai dari percakapan pribadi, urusan pekerjaan, hingga data bisnis, tersimpan di dalamnya dan terhubung langsung dengan nomor telepon pengguna.

Karena itu, keamanan akun WhatsApp perlu mendapat perhatian serius, terutama ketika ponsel hilang atau dicuri. Dalam situasi seperti ini, tindakan cepat sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengamankan akun WhatsApp ketika handphone (HP) hilang.

1. Segera Blokir Kartu SIM

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memblokir kartu SIM yang terhubung dengan akun WhatsApp. Pengguna dapat menghubungi operator seluler melalui perangkat lain untuk mengajukan permohonan pemblokiran nomor karena ponsel atau kartu SIM hilang.

Dengan pemblokiran tersebut, kode verifikasi WhatsApp tidak dapat lagi diterima melalui SMS maupun panggilan telepon pada nomor yang bersangkutan. Langkah ini penting untuk mencegah pihak lain mengambil alih akun WhatsApp menggunakan kode verifikasi.

Namun demikian, pemblokiran kartu SIM belum sepenuhnya menonaktifkan akses ke akun WhatsApp apabila aplikasi masih aktif di perangkat lama dan tetap terhubung ke internet.

2. Nonaktifkan Akun WhatsApp Sementara

Jika belum memungkinkan memperoleh kartu SIM pengganti dengan nomor yang sama, pengguna dapat mengajukan permintaan penonaktifan sementara akun WhatsApp melalui surat elektronik (email).

Apabila akun berhasil diaktifkan kembali dalam kurun waktu 30 hari, riwayat percakapan serta keanggotaan grup yang tersimpan sebelumnya masih dapat dipulihkan.

3. Aktivasi Ulang WhatsApp dengan Nomor yang Sama

Setelah memperoleh kartu SIM pengganti, pengguna disarankan segera mengaktifkan kembali akun WhatsApp pada perangkat baru.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Masukkan kartu SIM baru ke ponsel yang akan digunakan.
  • Unduh dan instal aplikasi WhatsApp melalui Play Store atau App Store.
  • Daftarkan akun menggunakan nomor telepon yang sama.
  • Lakukan proses verifikasi melalui SMS atau panggilan telepon.
  • Setelah verifikasi berhasil, WhatsApp secara otomatis akan mengakhiri sesi yang masih aktif di perangkat lain.

Dengan demikian, akses terhadap akun WhatsApp akan berpindah sepenuhnya ke perangkat baru.

4. Pulihkan Riwayat Percakapan

Bagi pengguna yang sebelumnya telah mengaktifkan fitur pencadangan (backup) ke Google Drive untuk Android atau iCloud untuk iPhone, WhatsApp akan menawarkan opsi pemulihan data setelah proses aktivasi selesai.

Melalui fitur ini, riwayat percakapan dapat dikembalikan seperti semula.

Sebaliknya, apabila tidak tersedia cadangan, kemungkinan besar pesan-pesan lama tidak dapat dipulihkan.

5. Aktifkan Fitur Keamanan Tambahan

Untuk meningkatkan perlindungan akun, pengguna disarankan memanfaatkan berbagai fitur keamanan yang tersedia di WhatsApp.

Verifikasi Dua Langkah

Fitur ini menambahkan PIN enam digit yang harus dimasukkan ketika akun diaktifkan pada perangkat baru.

Cara mengaktifkannya:

  1. Buka aplikasi WhatsApp.
  2. Pilih menu Pengaturan (Settings).
  3. Masuk ke menu Akun (Account).
  4. Pilih Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification).
  5. Buat PIN enam digit.
  6. Tambahkan alamat email pemulihan untuk membantu proses reset PIN jika sewaktu-waktu diperlukan.

Passkeys dan Keamanan Biometrik

WhatsApp juga telah menghadirkan dukungan keamanan melalui teknologi passkeys yang memanfaatkan autentikasi biometrik, seperti sidik jari maupun pengenalan wajah.

Fitur ini dapat membantu melindungi akun dari akses tidak sah, termasuk ketika perangkat hilang atau berada di tangan orang lain.

6. Beri Tahu Kontak Penting

Setelah langkah-langkah pengamanan dilakukan, pengguna sebaiknya segera menginformasikan kepada keluarga, rekan kerja, maupun kontak penting lainnya bahwa akun WhatsApp sedang dalam proses pemulihan.

Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya penipuan apabila ada pihak yang mencoba memanfaatkan akun untuk meminta uang, data pribadi, atau informasi sensitif lainnya.

Pada akhirnya, kecepatan bertindak menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan akun WhatsApp ketika ponsel hilang. Semakin cepat langkah pengamanan dilakukan, semakin kecil pula risiko penyalahgunaan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, mengaktifkan fitur keamanan tambahan sebelum kejadian terjadi juga dapat menjadi lapisan perlindungan yang efektif untuk menjaga privasi dan data pengguna tetap aman.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play