Tiga Kelurahan dan 13 Desa di Sanggau Masuk Zona Merah Covid-19

  • Bagikan
Grafik penyebaran terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sanggau

Sanggau (Suara Kalbar) –Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menyampaikan update Covid -19 per 3 Agustus 2021 berdasarkan laporan yang dikeluakan Dinas Kesehatan ada tiga kelurahan dan 13 desa di kabupaten berada di zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19.

“Di desa yang masuk zona merah ini terdapat lebih dari enam kasus konfirmasi positif Covid-19,” ujar Ginting, Rabu (4/8/2021).

Ginting menjelaskan, jumlah konfirmasi positif Covid-19 tertinggi di desa yang masuk zona merah berada di Desa Balai Karangan sebanyak 40 orang. Disusul Desa Entikong 30 orang, Desa Beginjan 22 orang, Kelurahan Bunut 21 orang, Kelurahan Beringin 16 orang, Desa Binjai 16 orang, Desa Kuala Buayan 16 orang.

Kemudian, lanjut Ginting, Desa Kawat 10 orang, Kelurahan Ilir Kota 9 orang, Desa Pulau Tayan Utara 9 orang, Desa Bhakti Jaya 8 orang, Desa Tanjung Merpati 8 orang, Desa Bonti 7 orang, Desa Sosok 7 orang, Desa Pusat Damai 6 orang dan Desa Sebongkuh 6 orang.

“Jadi Kelurahan atau Desa yang masuk zona merah, jumlah konfirmasi positif Covid-19 nya lebih dari enam orang,”ujarnya.

Ginting berharap warga Sanggau, khususnya yang berada di zona merah selalu waspada dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan ketentuan-ketentuan lainnya dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.

Dia juga menyampaikan ada 7 desa dan 1 kelurahan masuk zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penuluran Covid-19.

“Yaitu Desa Engkahan, Desa Kelompu, Kelurahan Tanjung Sekayam dengan jumlah konfirmasi positif Covid-19 masing-masing sebanyak 5 orang,”ungkapnya.

Selanjutnya Desa Kasromego, Desa Pedalaman dan Desa Sejauh dengan jumlah konfirmasi positif Covid-19 masing-masing sebanyak 4 orang. Desa Lubuk Sabuk dan Desa Meliau Hilir dengan jumlah konfirmasi masing-masing sebanyak 3 orang.

“Di zona kuning atau wilayah dengan risiko rendah penularan Covid-19 ada 27 desa dan satu kelurahan, dengan jumlah konfirmasi positif Covid-19 antara 1 hingga 2 orang. Desa di Sanggau yang masuk zona hijau atau nol kasus konfirmasi ada 117 desa,”ucapnya.

Ginting menerangkan adapun langkah pengendalian yang dilakukan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2021 tentang Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

“Dan kami terus melakukan penguatan 3T yaitu testing terhadap suspek, tracing terhadap kontak erat dan treatment yang dilakukan secara komprehensif sesuai dengan berat gejala. Termasuk melakukan isolasi dengan pengawasan yang ketat,” pungkas Ginting.

 

  • Bagikan