Antisipasi Lonjakan Kasus Satgas Covid-19, Kecamatan Sekayam Siapkan Rumah Isolasi

  • Bagikan
Teks foto: Satgas penanganan Covid-19 kecamatan sekayam pasang masker kepada pengguna jalan. SUARAKALBAR.CO.ID/Agus Alfian

Entikong (Suara Kalbar) – Rumah Isolasi untuk warga yang terpapar Covid-19 telah disiapkan Satgas penanganan Covid-19 mulai dari tingkat Kecamatan hingga ke tingkat Desa.

Hal tersebut mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

“Sudah siap tempat isolasi yaitu di bekas rumah Sakit Pratama Sekayam. Satgas Covid-19 sudah melengkapi sarana dan prasarana penunjang, di tempat isolasi yang memiliki 6 ruangan dengan daya tampung tidak kurang dari 20 pasien,” ungkap Camat Sekayam, Junaidi, Rabu (4/8/2021).

Selain mempersiapkan tempat isolasi di kota Kecamatan, Satgas Covid-19 Sekayam, secara khusus tengah mempersiapkan rumah isolasi untuk kasus aktif Covid-19 pada 10 Desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Sekayam.

Disampaikan Junaidi, penyiapan tempat isolasi untuk masyarakat di kecamatan dan masing-masing desa ini sebagai antisipasi peningkatan kasus aktif baru Covid-19 di wilayah Sekayam.

Sebab di ketahui akhir bulan Juli 2021 lalu, Kecamatan Sekayam mencatatkan sebagai wilayah dengan paparan Covid-19 cukup tinggi yakni 46 kasus aktif. Masing-masing dengan 3 desa pada zona merah, dan 2 desa berada pada zona kuning.

“Selain itu kasus meninggal dengan konfirmasi positif Covid-19 mencapai 20 orang, serta total kasus positif terdapat 303 orang, dan tingkat kesembuhan mencapai 282 orang,” ujar Junaidi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sekayam Yustina juga menyampaikan jika selama ini Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Sekayam sudah bekerja maksimal untuk mengajak masyarakat diperbatasan untuk menerapkan 5 M, mencuci tangan, menggunakan masker,menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Hampir setiap hari Satgas Covid-19 berikan sosialisasi ditempat umum dan ke desa-desa. Gencarnya sosialisai 5M yang dilakukan satgas berdampak dengan peningkatkan penggunaan masker ditengah masyarakat,” ucap Yustina.

Dia juga mengakui, masih ada sebagian warga yang ketika keluar rumah masih lupa menggunakan masker.

Satgas Covid-19 kecamatan memberikan teguran dan meminta warga untuk menggunakan masker ketika keluar rumah teruama dimasa pademi seperti saat ini.

  • Bagikan