Dari Darfur Sudan hingga Mempawah, Jejak Pengabdian AKBP Ade Chandra Berlabuh di Bumi Galaherang
Mempawah (Suara Kalbar) – Tongkat komando Polres Mempawah kini berada di tangan AKBP Ade Chandra Capa Yanto.
Perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 itu datang dengan bekal pengalaman panjang yang ditempa di berbagai medan tugas, mulai dari pemberantasan kejahatan jalanan, misi perdamaian dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga penugasan strategis di tingkat nasional.
Karier kepolisian Ade Chandra diawali di Polda Sumatera Utara. Penempatan pertamanya sebagai personel Unit Jatanras Satreskrim Polresta Binjai menjadi fondasi dalam membangun kemampuan di bidang penegakan hukum dan penyelidikan kriminal.
Dedikasi tersebut mengantarkannya menembus panggung internasional. Pada 2008-2009, ia dipercaya bergabung dalam Kontingen Garuda Bhayangkara Formed Police Unit I pada Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB UNAMID di Darfur, Sudan. Penugasan itu menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya sebagai anggota Polri.
Sekembalinya dari Sudan, karier Ade Chandra terus berkembang. Ia mengemban sejumlah jabatan di Poltabes Medan, mulai dari Kanit Reskrim Medan Timur, Kanit Reskrim Helvetia, Kanit 3 Sat Intelkam, hingga Kasubbag Bin Ops Bagops.
Pengalaman memimpin di bidang reserse kemudian berlanjut saat dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal.
Pada 2015, Ade Chandra melanjutkan pendidikan di STIK-PTIK Jakarta sebelum mendapat penugasan di Polda Sulawesi Selatan dan Barat. Di sana, ia menjabat Kasat Reskrim Polres Mamuju, kemudian dipercaya menjadi Kapolsek Urban Kota Mamuju.
Kemampuan kepemimpinannya kembali mendapat pengakuan ketika dipercaya menjadi Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Korspripim) Kapolda Sulawesi Barat selama dua periode kepemimpinan Kapolda. Setelah itu, ia mengemban amanah sebagai Wakapolres Pasangkayu.
Perjalanan kariernya terus menanjak. Usai mengikuti Pendidikan Sespimmen Polri pada 2022, Ade Chandra bertugas di Polda Kalimantan Utara sebagai Korspripim dan kemudian menjabat Kasubdit I Ditreskrimum Polda Kaltara.
Tak hanya itu, Mabes Polri juga mempercayainya menjadi bagian dari Satuan Tugas Pengamanan Calon Presiden pada 2023. Dalam penugasan tersebut, ia bertugas sebagai Ajudan (ADC) sekaligus Komandan Tim Pengawal Pribadi salah satu pasangan calon presiden.
Kepercayaan terhadapnya berlanjut pada periode 2024 hingga 2026 saat ia ditunjuk sebagai Koordinator Staf Pribadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI.
Jabatan itu semakin memperkaya pengalamannya dalam mengelola tugas-tugas yang membutuhkan koordinasi, ketelitian, komunikasi, dan kepemimpinan tingkat tinggi.
Kini, seluruh pengalaman tersebut bermuara di Kabupaten Mempawah.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/KEP./2026 tanggal 25 Juni 2026, AKBP Ade Chandra Capa Yanto dipercaya menjabat Kapolres Mempawah dan resmi menerima tongkat komando dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar di Balai Kemitraan Polda Kalbar, Selasa (28/7/2026).
Mengawali tugasnya di Bumi Galaherang, Ade Chandra menegaskan komitmennya untuk melanjutkan capaian positif yang telah dibangun pendahulunya, AKBP Jonathan David Harianthono.
Ia juga menempatkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah, TNI, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat sebagai kunci menjaga keamanan dan ketertiban daerah.
Baginya, kehadiran Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga memastikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan pengalaman yang terbentuk dari berbagai penugasan, baik di dalam maupun luar negeri, AKBP Ade Chandra kini memulai babak baru pengabdian sebagai Kapolres Mempawah.
Tantangan menjaga keamanan daerah, memperkuat kepercayaan publik, serta membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi amanah yang siap diembannya demi terciptanya Mempawah yang aman, damai, dan kondusif.
Penulis: Prianta
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






