SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Harley-Davidson Tarik Puluhan Ribu Moge, Oli Panas Bisa Menyembur Mendadak

Harley-Davidson Tarik Puluhan Ribu Moge, Oli Panas Bisa Menyembur Mendadak

Harley-Davidson tarik 88.039 unit moge produksi 2024-2026 karena masalah teknis pada kotak udara yang berisiko memicu semburan oli panas dan cedera fisik. (Rideapart/DOK)

Suara Kalbar – Kabar kurang sedap datang bagi para loyalis motor gede (moge) asal Amerika Serikat. Harley-Davidson secara resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap sejumlah model motor mereka untuk tahun produksi 2024 hingga 2026. Masalah ini berfokus pada komponen pelat belakang kotak udara (airbox backplate) yang berisiko tersumbat pada bagian lubang pernapasannya (breather port).

Penting untuk dicatat bahwa penarikan ini tidak berlaku untuk seluruh unit yang diproduksi pada tahun tersebut. Masalah ini hanya ditemukan pada motor dengan rentang tanggal produksi tertentu. Selain itu, model Harley-Davidson lain yang tidak disebutkan dalam daftar ini dipastikan aman karena menggunakan konstruksi kotak udara yang berbeda, sehingga pemilik model lain tidak perlu merasa khawatir.

Secara teknis, penyumbatan pada lubang pernapasan kotak udara ini dapat menyebabkan penumpukan tekanan di dalam bak mesin (crankcase). Bahaya utama muncul ketika pemilik mencoba membuka batang pengukur oli (dipstick) saat mesin dalam kondisi bertekanan.

“Jika tekanan tersebut tidak dilepaskan perlahan, oli panas bisa menyembur keluar secara mendadak dan berisiko menyebabkan cedera fisik pada pengguna,” tulis Rideapart, Selasa (5/5/2026).

Pihak Harley-Davidson memperkirakan ada sekitar 88.039 unit sepeda motor yang terdampak secara global. Beberapa model populer masuk dalam daftar ini, seperti seri Road Glide, Street Glide, Breakout, hingga Fat Boy. Model Road Glide (FLTRX) menjadi penyumbang angka terbesar dalam daftar ini dengan estimasi lebih dari 47.000 unit yang harus diperiksa ulang oleh teknisi.

Para pengendara sebenarnya bisa mendeteksi gejala awal masalah ini melalui beberapa tanda peringatan. Salah satunya adalah munculnya asap dari knalpot atau konsumsi oli yang terasa jauh lebih boros dari biasanya. Selain itu, selang pernapasan yang terlepas secara tiba-tiba juga bisa menjadi indikasi adanya tekanan berlebih di dalam mesin yang harus segera ditangani.

Tanda lain yang paling mudah dikenali adalah saat pemilik hendak mengecek oli. Jika terdengar suara desisan udara atau tekanan yang terlepas saat mencabut dipstick, itu adalah sinyal kuat bahwa motor tersebut memerlukan pemeriksaan teknis. Namun, jika tekanan dilepaskan secara perlahan sebelum dipstick dibuka sepenuhnya, risiko semburan oli dapat dihindari.

Kabar baiknya, proses perbaikan ini tidak membutuhkan penggantian suku cadang baru. Teknisi Harley-Davidson hanya akan melakukan inspeksi pada pelat dasar kotak udara dan membersihkan sumbatan jika ditemukan. Unit yang diproduksi setelah 11 Februari 2026 dipastikan sudah melalui proses inspeksi yang berbeda di pabrik, sehingga tidak termasuk dalam daftar penarikan ini.

Harley-Davidson telah mulai menginformasikan jaringan dealer mereka sejak akhir April 2026 dan akan mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan mulai pertengahan Mei 2026. Bagi Anda pemilik moge Harley-Davidson, sangat disarankan untuk mengecek nomor rangka (VIN) kendaraan melalui situs resmi atau menghubungi layanan pelanggan guna memastikan keamanan tunggangan kesayangan Anda sebelum melakukan perjalanan jauh.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play