SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Sekda Sanggau: Perang Lawan Narkoba Harus Masuk ke Semua Lini Masyarakat

Sekda Sanggau: Perang Lawan Narkoba Harus Masuk ke Semua Lini Masyarakat

Sekda Sanggau Aswin Khatib didampingi Kepala Kesbangpol Provinsi Kalbar M Bari dan Plt Kepala Kesbangpol Sanggau Joni Irwanto. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar) – Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Aswin Khatib menegaskan pentingnya sosialisasi pencegahan narkoba hingga ke tingkat desa. Hal itu disampaikan saat membuka dialogPencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika (P4GNPN) di Aula Hotel Sanggau yang diselenggarakan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat, Senin (20/04/2026).

Tema kegiatan P4GNPN di Sanggau adalah membangun generasi cerdas, sehat, berdaya, dan bebas dari narkoba menuju manusia seutuhnya.

Aswin mengapresiasi Pemprov Kalbar yang menunjuk Sanggau sebagai lokasi kegiatan P4GNPN. Menurutnya, Sanggau penting karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan memiliki banyak perusahaan perkebunan sawit.

“Di satu sisi di Sanggau itu juga sudah banyak pergerakan dalam rangka mencegah terjadinya narkoba di lingkungan masyarakat. Banyak sekali desa sudah mempermaklumkan bahaya narkoba, perang melawan narkoba sudah kita kumandangkan,” kata Aswin.

Ia menekankan tugas Pemda adalah melakukan sosialisasi dan pendidikan ke semua lapisan masyarakat di setiap momen. Sosialisasi harus menyasar anak-anak, pelajar, hingga kelompok masyarakat tertentu karena narkoba menyasar semua usia.

“Usia produktif itu 57 persen dari sekitar 6 juta penyalahguna di Indonesia. Bayangkan kalau usia produktif mati karena narkoba, bagaimana membangun bangsa ini. Karakter bangsa akan berubah,” ujarnya.

Aswin mengingatkan masuknya narkoba ke masyarakat tanpa terkecuali, dari desa hingga keluarga. Karena itu sosialisasi internal keluarga dan sekolah menjadi kunci. Ia juga bercerita sudah mengenal barang tersebut sejak SMP, namun memilih menjauhi karena sudah mendapat edukasi.

“Dampaknya luas. Semangat mencari mata pencaharian menurun, mereka hanya memikirkan menikmati narkoba. Kalau seluruh masyarakat terjangkit narkoba, ekonomi dan mental masyarakat ikut menurun. Jangan sampai generasi kita tidak cerdas,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Provinsi Kalbar Mohammad Bari menyebut kegiatan ini bukti sinergi Pemprov Kalbar dengan Pemkab Sanggau dalam pencegahan peredaran narkotika. Saat ini Sanggau menjadi tuan rumah dan kegiatan serupa akan digelar di kabupaten lain.

“Sanggau termasuk angka yang cukup tinggi dari peredaran narkoba karena berdekatan dengan border lintas batas negara tetangga. Kami juga bawa hal ini ke rapat Komite Intelijen Daerah untuk penanggulangan narkoba di semua daerah perbatasan,” ungkap Bari.

Fokus sosialisasi diarahkan ke generasi muda. Bari menyebut anak usia 10 tahun pun sudah ada yang mengenal narkoba. Di lingkungan PNS, tes urin sudah dilakukan secara bertahap di sejumlah OPD seperti Bapenda dan Dinas Perkebunan dan dinas lainnya yang bekerja sama dengan BNN.

“Dulu tes urin rutin dilakukan. Sekarang untuk masuk CPNS dan P3K salah satu syaratnya bebas narkoba,” pungkasnya.

Penulis: Darmansyah D

Komentar
Bagikan:

Iklan