SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Melawi Protes ADD Belum Cair, Kantor Desa Tanjung Gunung Melawi Ditutup Sementara

Protes ADD Belum Cair, Kantor Desa Tanjung Gunung Melawi Ditutup Sementara

Kepala Desa Tanjung Gunung, Inoh Abugito. [SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa]

Melawi (Suara Kalbar) – Pemerintah Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Tanah Pinoh, Kabupaten Melawi, mengambil langkah tegas dengan menutup sementara kantor desa sebagai bentuk protes terhadap keterlambatan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2026 yang hingga awal Juni belum juga direalisasikan.

Penutupan kantor desa tersebut dilakukan karena keterlambatan pencairan dana dinilai telah berdampak serius terhadap operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran penghasilan tetap perangkat desa yang dilaporkan tertunda selama enam bulan.

Kepala Desa Tanjung Gunung, Inoh Abugito, mengatakan seluruh dokumen dan persyaratan pencairan ADD telah diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Melawi sesuai ketentuan yang berlaku. Namun hingga kini, belum ada kepastian mengenai realisasi pencairan dana tersebut.

“Enam bulan perangkat desa belum terima gaji. Semua persyaratan sudah kami ajukan,” bebernya ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (4/6/2026).

Jika memang ada kekurangan administrasi atau dokumen lainnya, lanjut Kades, seharusnya pihak terkait dapat menyampaikan kepada pemerintah desa agar segera kami lengkapi.

Keterlambatan pencairan ADD menurut nya tidak hanya menghambat jalannya roda pemerintahan desa, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan perangkat desa yang menggantungkan kebutuhan hidup dari penghasilan tersebut.

Akibat kondisi tersebut, Pemerintah Desa Tanjung Gunung memutuskan menutup sementara kantor desa sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah.

“Saat ini, kantor desa kami tutup sementara,” katanya.

Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Untuk sementara, berbagai urusan administrasi dialihkan ke kediaman kepala desa dengan penyesuaian jumlah petugas dan jam operasional pelayanan.

“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun untuk sementara pelayanan dilakukan dari rumah Kepala Desa sampai ada kejelasan terkait pencairan ADD,” jelasnya.

Inoh juga mengungkapkan bahwa persoalan keterlambatan pencairan ADD tidak hanya dialami Desa Tanjung Gunung, tetapi juga sejumlah desa lain di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh.

Bahkan, karena belum adanya kepastian pencairan dana, dirinya telah mengarahkan para perangkat desa untuk mencari pekerjaan tambahan demi memenuhi kebutuhan keluarga masing-masing.

“Saya sudah menyampaikan kepada perangkat desa agar sementara waktu mencari pekerjaan lain atau berelah untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga sambil menunggu hak mereka dibayarkan,” katanya.

Pemerintah Desa Tanjung Gunung berharap Pemerintah Kabupaten Melawi segera memberikan kejelasan terkait proses pencairan ADD sehingga aktivitas pemerintahan desa dapat kembali berjalan normal dan hak-hak perangkat desa dapat segera terpenuhi.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Melawi masih dilakukan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang diberikan terkait keterlambatan pencairan ADD tersebut.

Penulis : Dea Kusumah Wardhana

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play