Grand Opening PT Multi Integrasi Bisnis, Norsan Dorong Kolaborasi Perkuat Ekonomi Digital di Kalbar
Jakarta (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menghadiri Grand Opening PT Multi Integrasi Bisnis di Jakarta, Rabu (19/8/2026). Kehadiran perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, keamanan sistem, dan pengelolaan aset tersebut dinilai membuka peluang kolaborasi dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital, termasuk di Kalimantan Barat.
Peresmian kantor baru PT Multi Integrasi Bisnis turut dihadiri Direktur Utama PT Multi Integrasi Bisnis, Edward Hutahayan, bersama sejumlah mitra dan undangan.
Gubernur Ria Norsan menyambut baik kehadiran PT Multi Integrasi Bisnis dan berharap perusahaan tersebut dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan dunia usaha sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di daerah.
“Saya menyambut baik dan mengucapkan selamat atas peresmian PT Multi Integrasi Bisnis ini. Inovasi yang dihadirkan di bidang teknologi dan keamanan sistem sangat relevan dengan kebutuhan kita saat ini untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital di daerah,” kata Ria Norsan.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus diikuti dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha. Sinergi tersebut penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat serta memastikan pemanfaatan teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ria Norsan juga mendorong PT Multi Integrasi Bisnis untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, khususnya dalam bidang keamanan siber, teknologi, dan pengelolaan aset.
“Saya berharap PT Multi Integrasi Bisnis dapat berperan melalui keahliannya di bidang keamanan siber dan pengelolaan aset yang dapat diintegrasikan dengan kebutuhan pembangunan di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia menilai transformasi digital memiliki peran strategis dalam meningkatkan efisiensi pelayanan, membuka peluang usaha baru, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah.
“Teknologi harus kita manfaatkan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan, membuka peluang usaha, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah,” tegasnya.
Gubernur berharap kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat terus diperkuat sehingga tercipta ekosistem ekonomi digital yang semakin inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Multi Integrasi Bisnis, Edward Hutahayan, mengungkapkan rasa syukur atas peresmian kantor baru perusahaan tersebut. Menurutnya, kantor baru ini merupakan bagian dari langkah perusahaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional.
“Perusahaan ini merupakan holding company yang membidangi beberapa lini, khususnya di bidang cyber dan security system. Kami juga menangani berbagai proyek di luar negeri,” ujar Edward.
Ia menjelaskan, kantor baru tersebut merupakan hasil penggabungan dari beberapa lokasi sebelumnya. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat koordinasi dan pengembangan bisnis.
Edward menilai inovasi menjadi salah satu kunci penting bagi perusahaan untuk menghadapi dinamika dan persaingan dunia usaha yang semakin berkembang. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran dan mitra strategis untuk terus memberikan gagasan serta kontribusi bagi kemajuan perusahaan.
“Kami berharap perusahaan ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian, khususnya dalam meningkatkan penerimaan negara melalui sektor perpajakan,” katanya.
Edward menambahkan, PT Multi Integrasi Bisnis juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra internasional, termasuk di sektor kesehatan. Sementara pada sektor asuransi, perusahaan menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan manajemen aset dan jasa perdagangan.
Grand opening kemudian ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol resmi beroperasinya kantor baru PT Multi Integrasi Bisnis.
Dengan hadirnya kantor baru tersebut, perusahaan diharapkan semakin mampu memperluas jaringan bisnis dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Kolaborasi di bidang teknologi, keamanan siber, serta pengelolaan aset juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi digital dan pembangunan daerah, termasuk di Kalimantan Barat.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






