SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi Apple Perketat Akses Full Disk di macOS, Antisipasi Risiko dari Agen AI

Apple Perketat Akses Full Disk di macOS, Antisipasi Risiko dari Agen AI

Pemberian akses level ini dapat mengekspos bukan hanya data pengguna, tetapi juga privasi sensitif orang-orang yang berkomunikasi dengan pengguna. (Freepnglogos/John D.)

Suara Kalbar – Apple berencana memperketat mekanisme pemberian izin full disk access atau akses penuh terhadap penyimpanan pada perangkat Mac. Kebijakan tersebut disiapkan di tengah meningkatnya perhatian terhadap kemampuan aplikasi kecerdasan buatan (AI) dalam mengakses data sensitif pengguna.

Salah satu aplikasi yang menjadi perhatian adalah Muse milik Meta. Aplikasi tersebut dilaporkan mampu membaca pesan pribadi yang tersimpan di iPhone maupun Mac setelah pengguna memberikan izin full disk access.

Sebelumnya, Muse juga dilaporkan memiliki kemampuan sebagai agen belanja dan dapat berinteraksi dengan platform Shopify. Namun, Amazon disebut memblokir kemampuan tersebut karena menilai tindakan itu sebagai sebuah ide yang buruk.

Mengutip laporan The Information yang dikutip Neowin, Muse juga diduga sempat menyerang perusahaan lain selama masa pengujiannya.

Eksekutif Superintelligence Labs Meta, David Singleton, melalui akun Threads pribadinya mengatakan Muse dikembangkan dengan perhatian khusus terhadap aspek keamanan dan privasi.

Ia juga menyatakan setiap laporan yang berkaitan dengan kemungkinan persoalan keamanan akan ditanggapi secara serius oleh Meta.

Menurut penjelasan Meta, pengaturan akses data menentukan sejauh mana Muse dapat berinteraksi dengan data pengguna di Mac. Fitur integrasi Pesan pada aplikasi Muse untuk Mac sendiri bersifat opsional dan bergantung pada pilihan pengguna.

Muse hanya dapat membaca isi pesan apabila pengguna telah memberikan izin full disk access pada tingkat sistem macOS sekaligus mengaktifkan konektor pesan.

Akses terhadap pesan di Mac tersebut juga disebut melibatkan beberapa lapisan perlindungan. Setidaknya terdapat izin pada tingkat aplikasi serta sistem perlindungan bawaan macOS yang berada pada level sistem dan tidak dapat dilewati meskipun terdapat bug pada aplikasi Muse.

Di tengah isu tersebut, laporan lain juga menyoroti persoalan keamanan pada aplikasi ChatGPT untuk Mac. Menurut laporan The Wired, terdapat celah yang berpotensi menyebabkan informasi sensitif pengguna terekspos.

Apple Siapkan Kontrol Tambahan

Apple kemudian menyatakan akan menambahkan mekanisme kontrol untuk membuat proses pemberian full disk access kepada aplikasi maupun agen menjadi lebih ketat.

Pengamanan tambahan tersebut dirancang untuk mengurangi kemungkinan agen melakukan tindakan yang dapat mengancam privasi pengguna setelah memperoleh akses luas terhadap sistem.

Apple menilai persoalan ini menjadi semakin penting ketika aplikasi komunikasi ikut terlibat. Sebab, pemberian akses pada tingkat tersebut tidak hanya berpotensi membuka data milik pengguna, tetapi juga informasi pribadi orang lain yang berkomunikasi dengannya.

Karena itu, Apple ingin pengguna memberikan persetujuan secara lebih eksplisit sebelum sebuah aplikasi mendapatkan akses sistem dengan tingkat kewenangan yang luas.

Langkah tersebut diharapkan membuat pengguna lebih memahami konsekuensi dan risiko terhadap data pribadi sebelum mengaktifkan full disk access.

Apple juga menilai perkembangan kemampuan agen AI menjadi salah satu alasan penting di balik penguatan sistem keamanan tersebut.

Semakin mampu sebuah aplikasi mengakses berbagai jenis data dan menjalankan tindakan atas nama pengguna, semakin besar pula risiko yang muncul apabila aplikasi tersebut memperoleh izin sistem yang terlalu luas.

Meski demikian, Apple tidak secara khusus menyebut Muse milik Meta maupun aplikasi ChatGPT untuk Mac dalam pengumumannya.

Kebijakan tersebut muncul setelah sejumlah laporan mengenai aplikasi AI yang memiliki kemampuan mengakses informasi sensitif yang tersimpan di perangkat Mac.

Hingga berita ini ditulis, Apple belum mengungkap secara rinci bentuk kontrol tambahan yang akan diterapkan maupun waktu peluncuran fitur keamanan tersebut.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play