SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Sport Mercedes-Benz Setop Penjualan Sejumlah Mobil Listrik di AS Mulai 2027

Mercedes-Benz Setop Penjualan Sejumlah Mobil Listrik di AS Mulai 2027

Mercedes Benz EQS 450+ Edition One (Dok Mercedes Benz/Istimewa)

Suara Kalbar– Mercedes-Benz mulai melakukan perubahan terhadap jajaran kendaraan listriknya di Amerika Serikat (AS). Mulai 2027, sejumlah model EV generasi awal perusahaan tersebut tidak lagi dipasarkan di negara itu.

Mengutip Electrek, Minggu (4/10/2026), terdapat dua kendaraan listrik dan satu model hibrida plug-in yang akan dihentikan penjualannya di pasar AS.

Salah satu model yang terdampak adalah sedan listrik EQE model tahun 2027, termasuk varian performa tinggi AMG. Model tersebut dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari jajaran kendaraan Mercedes-Benz di pasar AS.

Selain EQE, Mercedes-Benz juga akan mengakhiri penjualan Mercedes-Maybach EQS 680 SUV. SUV listrik premium tersebut diketahui memiliki harga awal sekitar US$180.000 atau setara Rp3,22 miliar.

Model ketiga yang akan dihentikan ialah Mercedes-AMG S63 E Performance. Berbeda dengan dua model EV, kendaraan tersebut merupakan mobil hibrida plug-in berperforma tinggi dengan harga lebih dari US$180.000.

Di sisi lain, Mercedes-Benz masih mempertahankan EQS sedan dan EQS SUV di pasar AS. Meski demikian, kedua model tersebut disebut berpeluang mendapatkan penerus dengan teknologi dan generasi yang lebih baru.

Perubahan tersebut tidak terlepas dari strategi baru Mercedes-Benz dalam mengembangkan kendaraan listrik. Lini EQ yang menjadi bagian dari generasi awal kendaraan listrik perusahaan secara bertahap mulai digantikan oleh model yang menggunakan platform Mercedes Modular Architecture (MMA).

Platform MMA telah digunakan pada sejumlah kendaraan terbaru Mercedes-Benz, termasuk sedan CLA dan SUV GLB generasi terbaru.

Untuk Mercedes-Benz CLA EV model tahun 2026, tersedia dua pilihan varian, yakni CLA 250+ dengan sistem penggerak roda belakang serta CLA 350 4MATIC yang menggunakan penggerak semua roda.

Kedua varian tersebut dibekali baterai berkapasitas 85 kWh. Dalam kondisi tertentu, baterai tersebut memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga sekitar 602 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

Di pasar AS, Mercedes-Benz CLA 250+ ditawarkan dengan harga mulai US$47.250 atau sekitar Rp845 juta. Sementara CLA 350 4MATIC memiliki harga awal US$49.800 atau sekitar Rp890 juta.

Strategi desain juga memperlihatkan perbedaan antara EV terbaru Mercedes-Benz dan sejumlah model EQ generasi sebelumnya. Mobil listrik terbaru perusahaan tersebut memiliki tampilan yang lebih dekat dengan karakter kendaraan bermesin pembakaran internal.

Ciri tersebut antara lain terlihat pada penggunaan grille berukuran besar serta desain bodi yang dibuat lebih tegas.

Dengan perubahan tersebut, Mercedes-Benz tampaknya mulai menggeser fokus pengembangan kendaraan listrik ke model yang dibangun menggunakan platform generasi terbaru. Pada saat yang sama, beberapa kendaraan listrik generasi awal secara bertahap akan ditinggalkan dari pasar AS mulai 2027.

Sumber: Beritasatu

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play