SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Anggota DPR RI Paolus Hadi Buka Gawai Mpori Semongi Podi Pertama di Kecamatan Beduai Sanggau

Anggota DPR RI Paolus Hadi Buka Gawai Mpori Semongi Podi Pertama di Kecamatan Beduai Sanggau

Pembukaan Gawai di Kecamatan Beduai Sanggau. SUAARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar) – Anggota DPR RI yang juga Pemuntuh Agung Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau Paolus Hadi, membuka Gawai Mpori Semongi Podi ke-I Kecamatan Beduai Tahun 2026 yang digelar di Rumah Betang Raya Temenggung Petrus Djabab, Dusun Berinang, Desa Kasromego, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Sabtu (06/06/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sanggau yang diwakili Kepala BKPSDM Kabupaten Sanggau Anselmus, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Robby Sugianto, Anggota DPRD Sanggau, Forkopimcam, kepala desa, pengurus Dewan Adat Dayak, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Acara pembukaan menjadi momentum penting bagi masyarakat adat Dayak di Kecamatan Beduai dalam melestarikan tradisi sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah perkembangan zaman. Kehadiran berbagai tokoh daerah, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat menunjukkan tingginya dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Beduai, Sudarso, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Gawai Mpori Semongi Podi menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai budaya dan adat istiadat kepada generasi muda agar tetap lestari dari masa ke masa.

Mengusung tema “Dari Ladang ke Rumah, Dari Tradisi ke Generasi”, pelaksanaan Gawai Mpori Semongi Podi ke-I menjadi tonggak sejarah baru bagi Kecamatan Beduai.

“Tema tersebut menggambarkan perjalanan budaya masyarakat Dayak yang berakar dari kehidupan agraris dan diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi penerus,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Robby Sugianto, mengajak masyarakat adat untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya yang dimiliki. Menurutnya, masyarakat Dayak harus bangga dengan warisan budaya yang ada serta menjadikannya sebagai kekuatan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Sanggau Anselmus yang mewakili Bupati Sanggau menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak dapat hadir secara langsung.

“Pemerintah Kabupaten Sanggau mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Gawai Dayak tingkat Kecamatan Beduai dapat terlaksana dengan baik dan menjadi agenda budaya yang membanggakan,”ujarnya.

Sementara itu Anggota DPR RI sekaligus Pemuntuh Agung Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau, Paolus Hadi, yang membuka kegiatan Gawai tersebut menegaskan bahwa gawai merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen dan berbagai berkat yang diberikan Tuhan.

“Pentingnya menjaga bahasa, adat, dan budaya Dayak agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,”pesan Paolus Hadi.

Menurut Paolus Hadi, generasi muda Dayak harus memiliki keberanian untuk maju dan berprestasi tanpa melupakan akar budayanya.

“Saya berharap agar masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak mengingat meningkatnya berbagai kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi di berbagai daerah,”tutupnya.

Penulis Darmansyah/r

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play