SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Ketapang Pemkab Ketapang Gerak Cepat Atasi Kelangkaan BBM, Bupati Minta Pertamina Percepat Distribusi

Pemkab Ketapang Gerak Cepat Atasi Kelangkaan BBM, Bupati Minta Pertamina Percepat Distribusi

Bupati Ketapang Alexander Wilyo (kiri) saat menemui pihak Pertamina Patra Niaga Kalbar pada Kamis (16/7/2026). (ist)

Ketapang (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Ketapang bergerak cepat menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dalam beberapa hari terakhir dikeluhkan masyarakat. Krisis pasokan tersebut memicu antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sementara stok Pertalite dan Pertamax di beberapa lokasi dilaporkan kosong akibat masih menunggu pengiriman dari PT Pertamina Patra Niaga.

Sebagai langkah konkret, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menerbitkan surat resmi yang ditujukan kepada PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta seluruh pengelola SPBU di Kabupaten Ketapang. Surat yang ditandatangani pada 21 Juli 2026 itu berisi permintaan agar seluruh pihak segera mengambil langkah percepatan distribusi sekaligus memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Dalam surat tersebut, Bupati menegaskan bahwa kelangkaan BBM telah memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, dunia usaha, hingga kelancaran distribusi barang dan jasa di Kabupaten Ketapang. Kondisi ini dinilai perlu segera ditangani agar tidak menghambat roda perekonomian daerah.

Pemerintah Kabupaten Ketapang meminta PT Pertamina Patra Niaga segera menambah kuota pasokan serta mempercepat penyaluran BBM ke seluruh SPBU, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini menghadapi kendala distribusi.

Selain itu, seluruh pengelola SPBU diminta memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku, menjaga ketersediaan stok, serta memastikan penyaluran BBM dilakukan secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai harga resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Sebagai bentuk pengawasan, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga kondisi distribusi BBM kembali normal.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan pasokan selama proses normalisasi distribusi berlangsung.

“Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen mengawal penyelesaian persoalan ini hingga kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi. Kami ingin aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat segera kembali berjalan normal,” tegas Bupati Ketapang Alexander Wilyo.

Pemkab Ketapang memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pemulihan distribusi BBM. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pelayanan publik dan mendukung terwujudnya pembangunan yang berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri.

Sumber: Suara Ketapang

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play