SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Dorong Efektivitas Kebijakan, Zulfydar Minta Sistem Intelijen Terintegrasi

Dorong Efektivitas Kebijakan, Zulfydar Minta Sistem Intelijen Terintegrasi

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar. [SUARAKALBAR.CO.ID/Fajar Bahari]

Pontianak (Suara Kalbar) – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar, mendorong agar Sistem Informasi Intelijen dapat terintegrasi secara menyeluruh.

Integrasi ini perlu dilakukan antar lembaga, baik vertikal maupun non-vertikal, serta antar tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga ke level paling bawah yang memiliki kewenangan dalam pengambilan kebijakan.

“Sistem ini sangat dibutuhkan, tidak hanya di Kalbar, mungkin juga di seluruh provinsi di Indonesia yang hingga kini belum memiliki sistem informasi intelijen yang terintegrasi,” ujar Zulfydar saat ditemui usai acara di Gedung Zamrud, Minggu (13/04/2025).

Ia menjelaskan bahwa saat ini setiap lembaga pemerintahan memiliki pusat informasinya masing-masing. Menurutnya, hal ini perlu diintegrasikan agar informasi yang dimiliki setiap lembaga, baik yang bersifat vertikal maupun non-vertikal, dapat saling melengkapi dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

“Coba tanyakan ke provinsi lain, apakah selama ini informasi masih bergantung pada pertemuan-pertemuan protokoler dan bersifat formal? Padahal, kecepatan informasi bisa berubah dalam hitungan detik. Tanpa sistem yang terintegrasi, rekaman informasi sering kali tidak terdokumentasi dengan baik dari berbagai sudut pandang,” tambahnya.

Jika sistem informasi intelijen sudah terintegrasi, lanjut Zulfydar, maka seluruh pengambil kebijakan yang memiliki kewenangan—baik dari pemerintah pusat, lembaga vertikal, pemerintah daerah, hingga pemerintahan di tingkat paling bawah—dapat segera mengambil langkah cepat dan tepat sesuai kebijakan yang ditetapkan.

“Sistem ini seharusnya tidak hanya digunakan untuk bidang keamanan, tetapi juga bidang-bidang lain,” tegas Zulfydar, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalbar.

Ia menilai bahwa meskipun setiap lembaga memiliki sistem informasinya sendiri, namun sistem tersebut belum terintegrasi secara optimal. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sistem informasi intelijen yang saling terhubung dan dapat saling melengkapi antar lembaga.

“Melalui sistem informasi intelijen yang terintegrasi, dan jika dipadukan dengan pengolahan data berbasis AI, kita akan dapat mengetahui siapa yang tidak melaporkan, siapa yang membutuhkan laporan, hingga skema informasi yang dibutuhkan. Hasilnya bisa divisualisasikan dalam bentuk grafik, scoring, dan lainnya. Ini adalah model sistem yang kita perlukan bersama,” jelasnya.

Zulfydar menegaskan bahwa sistem informasi intelijen tidak hanya diperlukan di wilayah-wilayah yang bermasalah, tetapi juga dalam kondisi normal sebagai bagian dari kemajuan sistem intelijen untuk kepentingan negara dan daerah.

“Ini juga sebagai bentuk penghormatan terhadap para intelijen yang telah bekerja keras mengumpulkan informasi terbaik,” pungkasnya.

Penulis: Fajar Bahari

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play