Pemkot Pontianak dan Linsek Komitmen Percepat Penurunan Stunting

Penandatanganan komitmen percepatan penurunan stunting Pemkot Pontianak. SUARAKALBAR.CO.ID/Prokopim Pontianak. 

Pontianak (Suara Kalbar)- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak laksanakan Rembuk Percepatan Penurunan Stunting Kota Pontianak Tahun 2024.

Pada kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen percepatan penurunan stunting oleh seluruh instansi baik vertikal maupun horizontal di Kota Pontianak disaksikan Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian, Rabu (10/7/2024).

“Kita patut bersyukur angka stunting di Kota Pontianak sudah menurun menjadi 16 persen, turun dari tahun 2023 yakni 19,7 persen,” kata Pj Wali Kota Pontianak, Ani Sofian, usai membuka acara.

Ani Sofian mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, kelurahan puskesmas, posyandu, BUMN, BUMD, dunia usaha, media massa hingga TNI dan Polri. Dengan upaya bersama ini, Ani Sofian optimis angka stunting Kota Pontianak terus turun sesuai target pemerintah pusat.

“Pontianak menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mendapat keuntungan dalam percepatan penurunan stunting, berbagai program pemerintah pusat ikut membantu. Selain itu instansi vertikal yang ada di Kota Pontianak memiliki program penurunan stunting, maka wajar angka cepat turun,” ujarnya.

Tetapi segala keistimewaan yang dimiliki Kota Pontianak tidak boleh membuat semua pihak lengah. Maka dari itu, kegiatan rembuk stunting menjadi sangat strategis sebagai upaya mempererat komitmen bersama.

“Semoga anak-anak Pontianak menjadi sehat semuanya, dengan sehat bisa menuntut ilmu dengan baik dan menjadi generasi emas ke depan,” imbuhnya.

Plt Kepala DP2KBP3A Kota Pontianak, Sintya Augustianti menambahkan, agenda rembuk stunting akan menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan aksi intervensi penurunan stunting di tingkat kabupaten dan kota terintegrasi. Harapannya ada komitmen oleh seluruh sektor baik pemerintah dan masyarakat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS