Cegah Pungli, Satgas Saber Pungli Kalbar Supervisi di Polres Sekadau

Supervisi Satgas Saber Pungli Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terhadap pelayanan publik di Polres Sekadau, Selasa (9/7/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/Polres Sekadau. 

Sekadau (Suara Kalbar)- Tingkatan kualitas layanan dan cegah pungli. Satgas Saber Pungli Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melaksanakan supervisi terhadap pelayanan publik di Polres Sekadau, Selasa (9/7/2024).

Supervisi itu dipimpin Sekretaris Tim Satgas Saber Pungli Kalbar AKBP Muhammad Royani, bersama Inspektorat Kalbar Akil Syarif Diansyah, Kaposko AKP Zulkifli, dan anggota posko Aipda Ali, serta didampingi oleh Wakapolres Sekadau Kompol Riko Syafutra, dan Kasiwas IPDA Jumadi.

Tim supervisi melakukan pengecekan di berbagai layanan publik Polres Sekadau, seperti SKCK, SPKT, dan SIM. Serta layanan di Kantor Samsat Sekadau. Selain observasi, tim juga mewawancarai petugas, memeriksa dokumen, dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

AKBP Royani menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya dalam mendukung program pemerintah untuk memberantas pungutan liar yang sering terjadi di instansi publik.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bebas dari pungutan liar, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang adil dan transparan,” ujarnya.

AKBP Royani menambahkan bahwa supervisi ini juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan publik secara keseluruhan. Dengan melakukan pengecekan dan pengawasan secara rutin, diharapkan dapat meminimalisir celah-celah terjadinya pungutan liar dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

“Keberadaan Satgas Saber Pungli diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam memberantas praktik pungutan liar dan mendorong terciptanya pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.

Melalui kegiatan supervisi ini, diharapkan pelayanan publik di Kabupaten Sekadau dapat terus ditingkatkan demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS