Kominfo Sintang Ajak OPD Manfaatkan Videotron Sampaikan Informasi ke Publik

Rapat Tim Kolaborasi Pemanfaatan dan Pengelolaan Videotron Pemerintah Kabupaten Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Selasa (9/7/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/ Kominfo Sintang. 

Sintang (Suara Kalbar)- Paulinus, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang pimpin rapat Tim Kolaborasi Pemanfaatan dan Pengelolaan Videotron Pemerintah Kabupaten Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Selasa (9/7/2024).

Dikatakan Paulinus, Bupati Sintang sudah menandatangani Surat Keputusan Bupati Sintang Tentang Tim Kolaborasi Pemanfaatan dan Pengelolaan Videotron Pemerintah Kabupaten Sintang. Sehingga sebagai anggota tim, semua pihak dituntut untuk bersama-sama memanfaatkan dan mengelola videotron milik Pemkab Sintang.

“Ada dua unit videotron yang dalam kondisi baik, yakni di Kawasan Simpang Lima dan Kawasan Tugu BI. Dua lokasi ini sangat strategis, berada di kawasan yang selalu ramai dengan masyarakat,” ujar Paulinus.

Dia pun mengajak seluruh anggota tim untuk bekerjasama untuk mengisi dan memanfaatkan videotron ini seoptimal mungkin. Sebagai OPD yang mengajak untuk berkolaborasi, Diskominfo Sintang siap berkerjasama dengan seluruh anggota tim.

Senada, Syukur Saleh Kabid Komunikasi Publik menyampaikan bahwa OPD di Lingkungan Pemkab Sintang dan intansi vertikal diajak untuk menyampaikan informasi, pesan, ajakan dan himbauan kepada masyarakat melalui videotron secara gratis dan mudah.

“Gratis karena videotron ini milik Pemkab Sintang. Mudah karena semua disampaikan via whatsapp. Konten akan diverifikasi oleh Tim Kominfo Sintang, karena ada larangan dalam penayangan konten videotron. Misalnya tidak mengandung unsur SARA, pornografi, rokok, dan miras. jika bebas dari itu, baru ditayangkan,” jelas Syukur Saleh.

Adapun konten videotron bisa dalam bentuk foto, slide, fliyer dan video tanpa suara. Syukur Saleh menuturkan minimal dalam satu bulan, per OPD dapat mengisi 1 konten. Sedangkan jumlah maksimalnya tidak dibatasi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS