SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Mempawah Gagal Pertahankan Predikat Juara Umum MTQ Kalbar 2026, Wabup Juli: Terima Kasih Sudah Berjuang

Mempawah Gagal Pertahankan Predikat Juara Umum MTQ Kalbar 2026, Wabup Juli: Terima Kasih Sudah Berjuang

Wabup Mempawah Juli Suryadi Burdadi foto bersama Kafilah Mempawah di arena MTQ XXXIV Kalimantan Barat, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (8/8/2026). [SUARAKALBAR.CO.ID/Diskominfo Mpw]

Mempawah (Suara Kalbar) – Dominasi Mempawah sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Barat selama tujuh edisi berturut-turut akhirnya terhenti.

Pada MTQ XXXIV tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara, Mempawah harus puas menempati posisi runner up dengan koleksi 202 poin.

Posisi teratas ditempati Kabupaten Kubu Raya yang mengumpulkan 213 poin.

Meski gagal mempertahankan mahkota juara umum, capaian tersebut tetap mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi menilai seluruh kafilah telah memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti kompetisi yang berlangsung selama sepekan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, ketua kafilah dan semua yang sudah berjuang. Semuanya sudah maksimal, tetapi hasil akhirnya kita kembalikan kepada Allah SWT,” ujar Juli.

Menurutnya, keberhasilan meraih peringkat kedua bukanlah sesuatu yang patut disesali. Justru, hasil tersebut harus disikapi dengan rasa syukur sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi MTQ berikutnya.

“Walaupun kita tidak mendapatkan juara umum, kita mendapatkan juara dua. Itu tetap harus kita syukuri. Jangan sampai karena tidak juara umum kemudian kita tidak bersyukur,” katanya.

Juli juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak di Kayong Utara yang telah memberikan dukungan selama keberadaan kafilah Mempawah.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada liaison officer (LO), jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga pemilik homestay yang menjadi tempat tinggal para kafilah.

“Seminggu ini kita sudah bersama-sama. Terima kasih kepada LO, jajaran tentara, pemerintah daerah dan pemilik homestay yang sudah membantu dan memberikan pelayanan terbaik kepada kami,” ucapnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah dan seluruh kafilah, Juli turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama berada di Kayong Utara terdapat perkataan, sikap maupun tindakan yang kurang berkenan.

“Kalau selama kami di sini ada perkataan atau perilaku yang kurang berkenan, kami mohon dimaafkan. Semoga semua kebaikan yang diberikan kepada kafilah Mempawah menjadi amal dan mendapat balasan dari Allah SWT,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Mempawah juga memastikan perhatian terhadap para kafilah tetap berlanjut setelah mereka kembali ke daerah. Bupati Mempawah Erlina dijadwalkan menyambut kepulangan rombongan.

“Insyaallah Ibu Bupati akan menyambut kafilah. Untuk teknisnya nanti disesuaikan dengan jadwal kepulangan, apakah langsung ke rumah atau dikumpulkan terlebih dahulu di satu tempat,” jelas Juli.

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim MTQ XXXIV yang ditetapkan di Sukadana, Kayong Utara, pada 8 Agustus 2026, Kubu Raya keluar sebagai juara umum dengan 213 poin.

Mempawah berada di urutan kedua dengan 202 poin, disusul Kota Pontianak 178 poin, Sambas 159 poin, Kayong Utara 124 poin dan Ketapang 114 poin.

Dengan selisih hanya 11 poin dari Kubu Raya, persaingan perebutan posisi puncak berlangsung cukup ketat hingga pengumuman hasil akhir.

Bagi Mempawah, posisi runner up sekaligus menjadi penanda berakhirnya rentetan tujuh gelar juara umum secara beruntun. Namun, perjalanan pembinaan para kafilah belum berakhir.

Juli berharap pengalaman dari MTQ XXXIV menjadi modal penting untuk mempersiapkan generasi Mempawah menghadapi kompetisi berikutnya, termasuk MTQ XXXV tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Kota Pontianak pada 2027.

“Semoga ke depan kita bisa meraih yang terbaik. Aamiin,” pungkasnya.

Penulis: Prianta

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play