Lewat HKN, KOWANI Ajak Perempuan Indonesia Lestarikan Kebaya

Ketua Umum KOWANI Giwo Rubianto Wiyogo (tengah) saat menggelar konferensi pers Hari Kebaya Nasional 2024 di Jakarta, Senin (10/6/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Kowani.

Suara Kalbar– Ketua Umum KOWANI Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan melalui peringatan Hari Kebaya Nasional (HKN) 2024, perempuan Indonesia dan generasi penerus bangsa dapat terus bersinergi dalam melestarikan kebaya sebagai salah satu aset bangsa.

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menilai pelestarian kebaya sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa dapat menggerakkan perekonomian Indonesia. Dengan mengenakan kebaya, seorang perempuan tidak hanya mengartikulasikan dirinya melalui pakaian, namun memiliki pemahaman yang luas akan identitas bangsanya.

Giwo menuturkan hal ini berkaitan dengan perekonomian karena dinilainya kebaya dapat mengintepretasikan keunikan Indonesia sebagai salah satu busana nasional di kancah global. Penggunaan kebaya juga menggaungkan nilai historis dari perjuangan perempuan Indonesia.

“Nilai filosofis kebaya bukan hanya sebagai pakaian, tapi warisan budaya tak benda yang melambangkan kesederhanaan, keanggunan, kelembutan dan keteguhan para perempuan Indonesia,” ujar Giwo dilansir dari Antara, Selasa (11/6/2024).

Maka dari itu, ia mengusulkan agar pemerintah dapat memanfaatkan Hari Kebaya Nasional (HKN) 2024 sebagai langkah strategis dalam mempopulerkan kembali pemakaian kebaya, mulai dari penggunaan kebaya setiap hari Selasa di sekolah ataupun kantor pemerintahan.

Sejalan dengan hal itu, KOWANI berkomitmen mengawal anak bangsa dalam hal pendidikan dan pengetahuan mereka terhadap budaya bangsa termasuk memperkenalkan kebaya secara utuh sebagai langkah penting dan mendesak.

Sebelumnya, KOWANI dikabarkan akan menyelenggarakan Hari Kebaya Nasional Tahun 2024 di Istora Senayan, Jakarta pada tanggal 24 Juli 2024 sebagai bentuk menjalankan amanat dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023 tentang Hari Kebaya Nasional.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS