Jelang Wukuf di Arafah, Jamaah Calon Haji Mempawah Dilaporkan Sehat

Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter 21 Rahmanudin Wiyono saat melayani JCH Lansia Kabupaten Mempawah di Mekkah. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Mempawah (Suara Kalbar) – Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 21 Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat di tanah suci Mekkah dilaporkan dalam kondisi sehat.

Hal tersebut disampaikan Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) Kloter 21 yang diwakili Rahmanudin Wiyono saat dihubungi, Rabu (12/6/2024).

Ia selanjutnya mengungkap rasa syukur kepada Allah SWT karena kondisi kesehatan 177 JCH Mempawah yang tetap terjaga hingga hari ini.

Sejauh ini, sejumlah kendala kesehatan yang dialami masih bisa ditangani tim medis yang rutin melaksanakan visitasi dari kamar ke kamar yang dihuni para JCH Mempawah.

“Dan kita juga mendirikan posko klinik untuk melayani pengaduan kesehatan jamaah khusus di Kloter 21 Mempawah,” ujar Kabag Kesmenpirit Setda Mempawah ini.

Terkait dengan persiapan wukuf di Arafah, lanjutnya, PHD Kloter 21 telah memberikan bimbingan ibadah kepada JCH, sekaligus menyampaikan informasi apa-apa saja perlengkapan yang perlu dibawa saat ke Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

“Insyaallah pada Jumat 14 Juni 2024 pukul 07.00 hingga 11.00 waktu Mekkah kami akan diberangkatkan dari hotel menuju Arafah menggunakan tujuh bus,” ungkapnya.

Sementara untuk para lansia dan jamaah berisiko tinggi, tahun ini ada kebijakan ‘murur’ bagi JCH.

Murur atau melintasi adalah sebuah skema perjalanan haji untuk meringankan mereka yang lansia atau risiko tinggi. Caranya adalah, jamaah lansia atau risiko tinggi akan langsung diangkut ke Mina begitu selesai dari melaksanakan wukuf di Arafah.

“Kebijakan murur diterapkan karena mengingat suhu di Mekkah saat ini saja cukup tinggi, yakni mencapai 44 derajat Celcius,” jelas Rahmanudin.

Ia selanjutnya mohon doa dari seluruh masyarakat agar rangkaian ibadah haji JCH selalu dimudahkan Allah SWT serta diberikan kesehatan hingga masa haji tuntas.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS