Cegah Peti Kemas “Gugur” di Jalan, Dishub LH Mempawah Cegat 10 Truk Kontainer

Tim Dishub LH Mempawah saat melaksanakan pemeriksaan terhadap truk-truk kontainer yang bermuatan peti kemas di Jalan Daeng Manambon, Rabu (15/5/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/Een

Mempawah (Suara Kalbar) – Insiden “gugurnya” peti kemas di Jalan Raya Lirang Singkawang menjadi peringatan bagi Mempawah.

Agar insiden serupa tak terulang, yang bisa saja berpotensi menelan korban jiwa, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat gerak cepat melakukan serangkaian tindakan antisipasi.

Salah satunya adalah melakukan pemeriksaan terhadap 10 unit truk kontainer yang melintasi wilayah Mempawah, Rabu (15/5/2025).

Proses pencegatan dan pemeriksaan truk kontainer bermuatan peti kemas tersebut berlangsung di Jalan Daeng Manambon, persisnya di depan Kantor Dishub LH Mempawah mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB.

Kadishub LH Mempawah Aswin melalui Kabid Perhubungan Riduansyah membenarkan adanya pemeriksaan truk kontainer yang melintasi Mempawah.

Menurut Iwan, sapaan akrabnya, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa setiap truk kontainer yang bermuatan peti kemas telah melakukan serangkaian prosedur pengamanan kendaraan selama di jalan raya.

“Misalnya mengunci muatan peti kemas atau kontainer yang dibawa. Kita tak ingin ada kejadian peti kemas yang jatuh atau gugur di jalan sehingga sangat membahayakan masyarakat pengguna jalan,” tegas Iwan.

Kejadian di Lirang Singkawang, lanjut mantan ajudan bupati ini, jangan sampai terjadi di wilayah Kabupaten Mempawah.

“Untuk itu, ke depan kita akan terus melakukan serangkaian operasi pencegahan terhadap operasional truk-truk kontainer, termasuk juga soal angka kecepatan di jalan raya,” tegasnya lagi.

Dari operasi pemeriksaan sejak siang hingga sore tadi, Dishub LH Mempawah telah memeriksa 10 truk kontainer yang bermuatan peti kemas.

Hasilnya, sejumlah sopir diberikan teguran lisan karena dinilai lalai tidak mengunci muatan dan serta tidak melengkapi kendaraan dengan surat uji berkala.

Iwan selanjutnya mengungkapkan pelaksanaan pemeriksaan akan berlanjut hingga Kamis (16/5/2024).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS