News  

Asal-usul Perbedaan Huruf Pada Pelat Nomor Kendaraan

Mudik Lebaran 2024, jalur Karawang didominasi kendaraan roda dua (Ilustrasi mudik lebaran/Antara)

Suara Kalbar- Musim libur lebaran biasanya dimanfaatkan banyak orang untuk mudik ke kampung halaman ataupun berwisata. Banyaknya kendaraan yang digunakan tentu menjadi pemandangan tersendiri saat di perjalanan, baik yang menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat ke atas.

Namun pernahkah kita melihat kendaraan dengan huruf yang berbeda-beda pada pelat nomor kendaraan. Biasanya perbedaan huruf tersebut menandakan bahwa kendaraan itu berasal dari daerah tertentu.

Nah berikut ini akan dijelaskan mengapa terdapat perbedaan huruf pada pelat nomor kendaraan di setiap wilayah di Indonesia, Jumat (12/4/2024).

Dilansir dari Instagram Kemdikbud.ri, Pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) di Indonesia berbeda-beda. Setiap pelat nomor memuat Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) yang terdiri dari kode wilayah, nomor urut registrasi, dan seri huruf. Ketiga data tersebut diterbitkan oleh Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Penyebab perbedaan kode wilayah tidak terpisahkan dari penjajahan bangsa Inggris di Indonesia pada 1800-an. Huruf A sampai Z pada kode wilayah berasal dari 26 batalion tentara Inggris yang datang ke Indonesia pada tahun 1811. Contohnya, wilayah Batavia (sekarang Jakarta) dinamai 01 dengan huruf B karena yang berhasil menduduki wilayah Batavia adalah batalion B.

Umumnya kode wilayah hanya satu huruf, tetapi beberapa wilayah, seperti Yogyakarta (AB) dan Solo (AD) dinamai dengan dua huruf. Hal itu disebabkan kedua wilayah tersebut merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram, bukan Belanda. Saat itu, Yogyakarta didatangi oleh batalion A dan B sehingga kode wilayahnya AB.

Nah itu dia asal usul dan penjelasan singkat mengenai perbedaan huruf pada pelat nomor kendaraan yang berbeda di setiap wilayah di Indonesia.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS