Satu Rumah Warga di Dusun Empetai Belitang Hilir, Sekadau Ludes Terbakar

Satu rumah Antonius di Jalan Poros Dusun Empetai Desa Merbang Kecamatan Belitang Hilir yang kebakaran. SUARAKALBAR.CO.ID/Tangkapan Layar

Sekadau (Suara Kalbar) – Satu rumah milik pasangan Antonius dan Yuliana yang berada di Jalan Poros Dusun Empetai Desa Merbang Kecamatan Belitang Hilir Kabupaten Sekadau, ludes kebakaran pada Selasa (7/3/2023) siang.

Kapolsek Belitang Hilir, Iptu Sudarsono melalui Kanit Reskrim, Bripka Rio Kalbarino dikonfirmasi Suarakalbar.co.id pada Rabu membenarkan adanya peristiwa kebakaran dan pihak Polsek telah melaksanakan olah Tempat Kerjadian Perkara (TKP)

“Betul telah terjadi kebakaran pada hari Selasa 7 Maret 2023 , dan kami dari Polsek Belitang Hilir sudah melakukan oleh TKP,” katanya.

Kanit menceritakan tentang kronologi kebakaran berawal kejadian itu sekitar pukul 0900 pagi , ketika Antonius dan Yuliana pergi ke ladang dan meninggalkan 2 anaknya di rumah, anak yang satunya berusia kurang lebih 15 tahun.
Pada saat itu sekitar pukul 12.00 Wib siang mereka memasak air di dapur mengunakan tungku kayu dan setelah itu kedua anaknya pergi meninggalkan rumah untuk mencari kulat sawit.

“Sekitar pukul 12.30 Wib sempat mereka padamkan api bekas mereka masak namun masih ada asapnya,”terang Rio.

“Setelah itu api tungku untuk memasak itu masih ada apinya sehingga jatuh ke lantai rumah mereka yang masih mengunakam papan kayu hingga membuat papan lantai terbakar, naas nya lagi api dari papan lantai rumah itu menyambar ke selang gas yang tak jauh dari tungku,” tambahnya.

Rio mengatakan, cepatnya api menghanguskan rumah di perparah akses yang jauh dari perkotaan sehingga pemadam kebakaran susah untuk menjangkau TKP.

“Masyarakat sekitar melakukan pemadaman hanya mengunakan alat seadanya dengan kondisi air leding dan juga di perparah dari angin kencang menyebabkan api cepat melahap rumah itu. Syukurnya rumah itu agak jauh dari rumah lain sehingga tidak merembet kemana-mana,”katanya.

Ia menambahkan, dalam musibah kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Korban saat ini mengungsikan diri dirumah kerabat korban terdekat. Kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta, karena di dalam rumah tersebut ada gabah,uang sebesar Rp7 juta dan juga harta benda lainnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS