Gagalkan Peredaran Narkoba Skala Besar, Kodam XII/Tpr Amankan 21,4 Kg Sabu dan Serahkan WNA ke BNNP Kalbar
Pontianak (Suara Kalbar) – Kodam XII/Tanjungpura kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga wilayah perbatasan dari ancaman peredaran narkotika. Sebanyak 21,4 kilogram narkotika jenis sabu berhasil diamankan dari upaya penyelundupan di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia dan diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat, Kamis (11/6/2026).
Penyerahan barang bukti beserta satu orang terduga pelaku warga negara asing (WNA) asal Malaysia dilakukan oleh Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, yang diwakili Danrem 121/Alambhana Wanawai Brigjen TNI Purnomosidi, kepada Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol. Totok Lisdiarto, Kegiatan berlangsung di Markas Polisi Militer Kodam (Mapomdam) XII/Tanjungpura, Pontianak.
Barang bukti narkotika golongan I tersebut merupakan hasil penggagalan penyelundupan oleh Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad saat melaksanakan operasi ambush di jalur tidak resmi atau jalur tikus sektor kanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (10/6/2026) malam.
Dalam operasi patroli senyap tersebut, personel Pos Kotis Gabma Entikong yang dipimpin Pasiops Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Kapten Arh Rino Pambudi, S.Tr.(Han), berhasil mengamankan seorang pria berinisial MO (66), warga Johor, Malaysia.
Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sebanyak 20 paket sabu yang dikemas rapi menggunakan bungkus teh China berwarna hijau. Modus tersebut diduga digunakan untuk mengelabui petugas dan mempermudah penyelundupan narkotika melintasi perbatasan.
Danrem 121/Alambhana Wanawai Brigjen TNI Purnomosidi dalam sambutannya menyampaikan bahwa tersangka beserta seluruh barang bukti telah diserahkan sepenuhnya kepada BNNP Kalimantan Barat guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Atas keberhasilan ini, Bapak Pangdam XII/Tpr menyampaikan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para prajurit dan seluruh instansi terkait yang bertugas di lapangan. Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kedekatan TNI dan warga perbatasan dalam menjalin komunikasi sosial, sehingga sinergi informasi dapat terwujud dengan sangat baik,” ujar Brigjen TNI Purnomosidi.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata efektivitas pengawasan dan pengamanan wilayah perbatasan yang terus diperkuat oleh aparat keamanan. Selain itu, sinergi antara TNI, masyarakat perbatasan, dan instansi terkait dinilai menjadi faktor penting dalam mendeteksi serta menggagalkan upaya peredaran narkoba lintas negara.
Langkah tegas tersebut sekaligus menunjukkan komitmen negara dalam membentengi generasi bangsa dari ancaman narkotika yang terus mengintai, khususnya melalui jalur-jalur perbatasan yang rawan dimanfaatkan jaringan penyelundupan internasional.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






