Kapolres Mempawah Gelar Jumat Curhat di Klenteng Tri Dharma Bhakti Sungai Pinyuh

  • Bagikan
Kapolres Mempawah AKBP Fauzan Sukmawansyah berdialog dengan masyarakat pada kegiatan Jumat Curhat di Klenteng Tri Dharma Bhakti Sungia Pinyuh, Jumat (20/1/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Kapolres Mempawah, Polda Kalbar, AKBP Fauzan Sukmawansyah dan jajaran, menyambangi Klenteng Tri Dharma Bhakti Kecamatan Sungai Pinyuh, Jumat (20/1/2023).

Kehadiran Kapolres ini dalam rangka menjalin silaturahmi dengan masyarakat Sungai Pinyuh melalui kegiatan Tatap Muka dan Ngopi Bareng yang dikemas dalam Jumat Curhat Polres Mempawah.

Turut hadir Wakapolres Mempawah Kompol Rully Robinson Polii, Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Mempawah Aswin, serta Anggota DPRD Mempawah Ahmadi.

Hadir juga PJU Polres Mempawah Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Rismanto Ginting, Danramil 1201 Sungai Pinyuh Kapten Inf Bambang Rusyanto, Camat Sui Pinyuh Ibrahim, serta para tokoh di Sungai Pinyuh.

Kapolres Fauzan Sukmawansyah menjelaskan kegiatan Ngopi Bareng Jumat Curhat ini merupakan wadah bagi Polri untuk menjalin kedekatan hubungan dengan masyarakat.

“Dengan hubungan erat ini, kita dapat saling bekerjasama membangun sinergitas untuk memelihara situasi kamtibmas menjelang Pemilu 2024 di Kabupaten Mempawah agar tetap aman dan kondusif,” katanya.

Jumat Curhat ini, imbuh Fauzan Sukmawansyah, juga menjadi media bagi masyarakat menyampaikan permasalahan-permasalahannya yang terjadi di lingkungannya dan memerlukan kehadiran Polri untuk menyelesaikan.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mendorong peran OPD Pemkab Mempawah untuk terus memantau harga sembako Pasar Sungai Pinyuh supaya tidak ada lonjakan harga yang bisa membebani masyarakat.

Kemudian Kapolres Mempawah juga berharap agar masyarakat dalam mengikuti tahun politik 2024 tidak seperti tahun 2019, ketika itu masyarakat banyak dibanjiri berita hoaks yang menyesatkan.

“Oleh karena itu, kami meminta masyarakat harus cerdas menyikapi tahun politik nanti agar tidak mudah termakan hoaks yang bisa memicu perpecahan di lingkungan masyarakat,” katanya.

Keberadaan program ini pun mendapat sambutan antusias masyarakat yang kemudian memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyampaikan ragam masukan dan informasi kepada Kapolres dan jajaran.

Semisal mengenai permasalahan keamanan dan ketertiban terutama aksi tindak pidana pencurian yang dilakukan pelaku di bawah umur dan penyalahgunaan narkoba di Kelurahan Sungai Pinyuh.

Selain itu, Kapolres Mempawah juga diminta untuk menggelar silaturahmi ke pondok-pondok pesantren dan menginformasikan mengenai proses rekrutmen anggota Polri kepada para santri.

Isu lain yang disampaikan masyarakat kepada Polres Mempawah adalah mengenai mekanisme pembuatan SIM berikut biaya yang mesti dikeluarkan.

Menanggapi apa yang disampaikan masyarakat, yaitu perihal permasalahan narkoba di Sungai Pinyuh, Kapolres Mempawah melalui Kasat Narkoba memberikan penjelasan.

Polisi bekerjasama dengan BNN Mempawah akan melaksanakan sosialisasi terhadap masyarakat terutama pada pelajar di Kecamatan Sui Pinyuh guna mencegah penggunaan narkoba di kalangan anak-anak sekolah.

Mengenai silaturahmi ke pondok-pondok pesantren, Kapolres Mempawah bersama jajarannya akan membuat jadwal, sekaligus nanti memberikan sosialisasi ke pondok pesantren terkait rekrutmen anggota Polri.

Sehubungan pembuatan SIM kendaraan bermotor, Kapolres Mempawah melalui Kasat Lantas mengatakan pihaknya akan memberikan pelatihan yang dilaksanakan setiap Selasa dan Kamis bagi pemohon SIM agar lulus tes.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan