Cara Cek Usia HP Android, Jangan Sampai Dipakai Bertahun-tahun Tanpa Update Keamanan
Suara Kalbar – Ponsel pintar (smartphone) Android yang digunakan setiap hari ternyata memiliki batas masa dukungan dari produsen. Banyak pengguna mengira perangkat akan tetap aman selama masih bisa dinyalakan, padahal ada saat ketika pembaruan sistem dan keamanan resmi dihentikan.
Berakhirnya masa dukungan bukan berarti HP langsung rusak atau tidak dapat digunakan. Namun, sejak produsen menghentikan pembaruan perangkat lunak, smartphone menjadi lebih rentan terhadap ancaman siber karena tidak lagi menerima pembaruan keamanan yang menutup berbagai celah sistem.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama jika perangkat masih digunakan untuk aktivitas penting seperti mobile banking, belanja online, menyimpan dokumen pribadi, hingga mengakses akun media sosial.
Karena itu, mengetahui usia perangkat dan sisa masa dukungan pembaruannya menjadi langkah penting agar pengguna dapat mempertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk mengganti smartphone.
Mengapa HP Android Memiliki Batas Masa Dukungan?
Yang dimaksud dengan batas usia HP bukanlah usia fisik perangkat, melainkan masa berakhirnya dukungan perangkat lunak (software support) dari produsen.
Setelah melewati periode tersebut, ponsel tetap dapat digunakan untuk menelepon, mengirim pesan, maupun menjalankan berbagai aplikasi. Namun, perangkat tidak lagi memperoleh pembaruan keamanan yang berfungsi melindungi sistem dari ancaman malware, virus, maupun serangan peretas.
Semakin lama sebuah smartphone digunakan tanpa pembaruan keamanan, semakin tinggi pula risiko kebocoran data maupun penyalahgunaan informasi pribadi.
Dua Jenis Pembaruan yang Perlu Diketahui
Sebelum mengecek usia perangkat, pengguna perlu memahami dua jenis pembaruan yang biasanya diberikan produsen.
1. Pembaruan Sistem Operasi (OS)
Pembaruan sistem operasi menghadirkan fitur baru, peningkatan performa, penyempurnaan antarmuka, hingga kompatibilitas dengan aplikasi terbaru.
Jika perangkat tidak lagi memperoleh pembaruan Android, lambat laun sejumlah aplikasi modern bisa mengalami penurunan fungsi bahkan tidak lagi kompatibel.
2. Pembaruan Keamanan
Pembaruan keamanan merupakan pembaruan paling penting karena berfungsi menutup celah keamanan yang dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.
Tanpa pembaruan ini, smartphone menjadi lebih rentan terhadap malware, pencurian data, maupun berbagai ancaman digital lainnya.
Berbeda dengan iPhone yang memiliki kebijakan pembaruan terpusat dari Apple, masa dukungan Android bergantung pada masing-masing produsen seperti Samsung, Google, Xiaomi, Oppo, OnePlus, Motorola, dan Realme.
Berapa Lama Masa Dukungan HP Android?
Dalam beberapa tahun terakhir, produsen Android mulai memperpanjang masa dukungan perangkat mereka.
Samsung dan Google menjadi pelopor dengan menghadirkan dukungan hingga tujuh tahun, kemudian diikuti sejumlah produsen lain.
Kebijakan tersebut juga dipengaruhi regulasi Uni Eropa yang mewajibkan produsen memberikan pembaruan perangkat lunak minimal lima tahun setelah produk dihentikan penjualannya. Aturan itu berlaku bagi perangkat baru yang dirilis mulai 20 Juni 2025.
Berikut masa dukungan beberapa produsen berdasarkan Tech Advisor:
- Google Pixel: pembaruan Android selama 7 tahun dan keamanan 7 tahun (Pixel 6 ke atas).
- Samsung Galaxy S24, Z Fold, Z Flip terbaru: pembaruan Android 7 tahun dan keamanan 7 tahun.
- Samsung Galaxy A generasi lama: pembaruan Android 4 tahun dan keamanan 4 tahun.
- OnePlus 12 dan lebih baru: pembaruan Android 4 tahun dan keamanan 5 tahun.
- Xiaomi seri premium (Xiaomi 14 dan seterusnya): pembaruan Android 4 tahun dan keamanan 5 tahun.
- Xiaomi kelas menengah dan entry-level: pembaruan Android sekitar 2–3 tahun serta keamanan 3 tahun.
- Oppo dan Realme: pembaruan Android 4 tahun dan keamanan hingga 6 tahun untuk perangkat yang dirilis mulai pertengahan 2025.
- Motorola Edge terbaru: pembaruan Android 3 tahun dan keamanan 4 tahun.
Cara Mengecek Usia HP Android
Jika lupa kapan pertama kali membeli atau menggunakan smartphone, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan.
Pengguna Samsung
Samsung menyediakan kode khusus untuk mengetahui tanggal produksi perangkat.
Langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Telepon.
- Ketik *#12580*369#.
- Perhatikan bagian RF Cal yang menampilkan tanggal produksi perangkat.
Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Realme
Beberapa merek Android menyediakan informasi perangkat melalui menu bawaan.
Caranya:
- Buka Pengaturan.
- Pilih menu Tentang Ponsel (About Phone).
- Cari informasi mengenai tanggal produksi, masa garansi, atau informasi perangkat.
Menggunakan Nomor IMEI
Alternatif lainnya adalah memanfaatkan nomor IMEI atau nomor seri perangkat melalui layanan pengecekan IMEI.
Pengguna cukup memasukkan nomor IMEI untuk mengetahui berbagai informasi mengenai perangkat, termasuk perkiraan usia produksi.
Namun, cara ini biasanya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan pengecekan melalui menu bawaan smartphone.
Mengapa Mengecek Usia HP Itu Penting?
Mengetahui usia smartphone bukan sekadar untuk mengetahui sudah berapa lama perangkat digunakan.
Informasi tersebut membantu pengguna memastikan apakah perangkat masih memperoleh pembaruan sistem operasi dan patch keamanan dari produsen.
Jika masa dukungan telah berakhir, smartphone memang masih dapat digunakan. Namun, risiko keamanan akan meningkat karena perangkat tidak lagi mendapatkan perlindungan terhadap celah sistem yang baru ditemukan.
Oleh karena itu, mengecek usia perangkat dan masa dukungan software secara berkala menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menjaga keamanan data pribadi sekaligus menentukan kapan waktu yang tepat untuk mengganti smartphone.
Sumber: Beritasatu.com






