SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kayong Utara Gawat, Warga Pulau Pelapis Karimata Resah Tongkang Pengangkut Limbah Terbalik

Gawat, Warga Pulau Pelapis Karimata Resah Tongkang Pengangkut Limbah Terbalik

Warga Desa Pulau Pelapis Kecamatan Kepulauan Karimata Kabupaten Kayong Utara mengaku resah dengan terbaliknya satu unit tongkang besi yang membawah limbah di perairan Pulau Penebang lantaran bisa berdampak pada ekosistem pada Sabtu (29/2/2022) lalu.

Kayong Utara (Suara Kalbar) – Warga Desa Pulau Pelapis Kecamatan Kepulauan Karimata Kabupaten Kayong Utara mengaku resah dengan terbaliknya satu unit tongkang besi yang membawah limbah di perairan Pulau Penebang lantaran bisa berdampak pada ekosistem pada Sabtu (29/2/2022) lalu.

Kejadian terbaliknya ponton besi berawal dari seorang warga Adi Hartono yang merupakan warga Pulau Pelapis ketika melintasi menggunakan motor air meihat keanehan dari jarak jauh.

“Kurang lebih sekitar 500 meter jarak saya melihat besi berukuran besar tersebut adalah tongkang, kemana orang nya kata saya dalam hati. Merasa di sekitaran tongkang tidak ada orang, saya mutar merapat ke tepian dengan maksud mengecek siapa tau ada yang terdampar,” ujar Adi.

Dia menjelaskan kurang lebih satu jam usahanya itu menyisir di tepian namun tidak menemukan tanda tanda pemiliknya. Setelah itu ia mencoba merapat ke tongkang dan mengambil foto tongkang, untuk bahan laporan ke instansi terkait khususnya Pemda Kayong Utara.

Adi mengatakan tongkang yang berukuran 12 x 50 meter tersebut yang diduga membawa limbah kernel saat ini kondisi masih terbalik dan di sekitaran titik pertama ditemukan air terlihat corak kehutanan di pesisir sepanjang pantai pulau tersebut.

“Saya berharap peristiwa ini dinas terkait maupun Pemda Kayong Utara agar secepatnya ambil tangapan secepatnya dan di bersikan agar tidak mencemari air laut, apabila sudah tercemar dapat merusak ekosistem yang ada seperti ikan dan terumbuk karang,” katanya.

Mananggapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kayong bersama Komisi II DPRD Kabupaten Kayong Utara mengkroscek langsung dan melakukan berbagi upaya dimana ditemukannya tongkang terbalik.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kayong Utara Tommy mengatakan akan merespon cepat dan melakukan berbagai upaya.

“Kami sudah melihat kondisi sebenarnya di lapangan dan kami mengambil sample, kemudian melakukan koordinasi sama lingkungan hidup provinsi untuk uji laboratorium sampel di Pontianak,” katanya.

Rommy menegaskan akan meminta pelaku usaha melakukan upaya dini pencegahan pencemaran atau pembersihan pantai dan menutup lobang pada lambung tongkang yang bocor, dan selanjutnya melakukan evakuasi tongkang tersebut.

Komentar
Bagikan:

Iklan