Di Hari Kartini, Majelis Perempuan Melayu Kalbar Audiensi dengan Gubernur Ria Norsan, Disambut Hangat
Pontianak (Suara Kalbar) – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Majelis Perempuan Melayu (MPM) Kalimantan Barat mematangkan persiapan menjelang Musyawarah Besar (Mubes) ke-4 dengan melakukan audiensi resmi bersama Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Pertemuan tersebut berlangsung hangat di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (21/4/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.
Kehadiran organisasi perempuan Melayu ini disambut langsung oleh Gubernur di ruang kerjanya dengan suasana penuh keakraban. Audiensi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan itu, jajaran pengurus MPM memaparkan rencana pelaksanaan Mubes IV yang akan menjadi momentum strategis bagi keberlanjutan organisasi, termasuk arah program kerja ke depan dalam memperkuat peran perempuan Melayu di Kalimantan Barat.
Selain menyampaikan agenda kegiatan, DPP MPM juga secara resmi mengundang Gubernur Kalbar untuk membuka kegiatan Mubes IV sekaligus memberikan sambutan pada acara tersebut.
Menanggapi hal itu, Ria Norsan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap eksistensi serta kontribusi Majelis Perempuan Melayu yang dinilai konsisten dalam merawat nilai-nilai budaya Melayu dan pemberdayaan perempuan.
“Pemerintah Provinsi menyambut baik rencana Mubes ke-4 ini. Majelis Perempuan Melayu memiliki peran strategis dalam menjaga marwah budaya dan mendorong pemberdayaan perempuan di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Gubernur juga memberikan izin penggunaan Pendopo Gubernur sebagai lokasi utama pelaksanaan rangkaian kegiatan Mubes IV mendatang.
Ketua DPP Majelis Perempuan Melayu, Sulha Akhmad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons positif serta dukungan fasilitas dari Pemerintah Provinsi Kalbar.
Sementara itu, Sekretaris MPM, Shinta Dian Pratiwi, mengungkapkan rasa syukur atas momentum pertemuan yang bertepatan dengan Hari Kartini.
“Ini menjadi langkah krusial untuk memastikan sinergi antara program kerja MPM dengan kebijakan pemerintah daerah tetap terjaga,” ujarnya.
Dengan kepastian lokasi di Pendopo Gubernur, panitia pelaksana kini fokus pada pemantapan teknis agar Mubes IV dapat berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan keputusan-keputusan organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





