Dinkes Akan Tes Swab Siswa Dua Minggu Sekali, Bahan Evaluasi Pelaksanaan Pertemuan Tatap Muka
Pontianak (Suara Kalbar) – Sejumlah SMA sederajat di Kalbar sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, guna mengantisipasi cluster dan sebaran virus Covid -19 di sekolah.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat akan melakukan pengambilan sampel swab setiap dua minggu. sebagai bahan evaluasi pelaksanaan PTM terbatas 2022.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat,Harisson mengatakan untuk pembelajaran tatap muka terbatas, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Kalbar,sudah menekankan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di sekolah-sekolah.
“Protokol kesehatan di sekolah terus di tekankan oleh dinas pendidikan Kalbar, hal ini bagus agar anak – anak patuh dan terus berprilaku sesuai protkes,” ujar Harrison.
Dalam hal proses pelaksanaan PTM terbatas, Dinas Kesehatan Kalbar,maupun di kabupaten kota ,akan melakukan pengambilan sampel swab setiap dua minggu,untuk bahan evaluasi,bagaimana pola keterjangkitan Covid-19 di sekolah.
“jika seandainya ditemukan kasus positif, maka kami akan melakukan isolasi kepada yang bersangkutan, dan tracing pada orang disekitarnya, guna memutus sebaran covid dengan cepat,” tambahnya.
Mantan Kadinkes Kapuas Hulu ini memastikan, sekolah – sekolah telah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat.
“Selain itu fasilitas pendukungnya seperti termogun dan tempat pencucian tangan dan sabun juga telah tersedia,dengan jumlah yang memadai,” pungkasnya.





