SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Warga Segedong Antusias Dukung Gerakan Anti Meracun, IPMS Ajak Pemancing Jaga Ekosistem

Warga Segedong Antusias Dukung Gerakan Anti Meracun, IPMS Ajak Pemancing Jaga Ekosistem

Warga Segedong Antusias Dukung Gerakan Anti Meracun, IPMS Ajak Pemancing Jaga Ekosistem.[SUARAKALBAR.CO.ID/IStimewa]

Mempawah (Suara Kalbar) – Antusiasme warga terlihat tinggi dalam kegiatan sosialisasi dan koordinasi pencegahan praktik meracun bagi pemancing yang digelar di Ikatan Persaudaraan Masyarakat Segedong (IPMS) Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah beberapa waktu lalu. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai desa dan mendapat dukungan lintas elemen.

Sebanyak enam desa turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, di antaranya Desa Peniti Besar, Parit Bugis, Peniti Dalam I, Peniti Dalam II, Desa Purun Besar dan Desa Sungai Burung . Keterlibatan desa-desa ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan perairan di wilayah Segedong.

Tidak hanya masyarakat, sejumlah unsur juga ikut mendukung kegiatan ini, seperti Badan Pemadam Kebakaran Segedong serta jajaran Polsek Segedong serta Camat Segedong. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan praktik meracun yang dapat merusak ekosistem sungai.

Ketua Ikatan Persaudaraan Masyarakat Segedong (IPMS), Abdul Salam, menegaskan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan, khususnya di kalangan pemancing.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemancing, untuk tidak menggunakan cara-cara yang merusak seperti meracun. Kegiatan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi menjadi komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai demi generasi mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, praktik meracun tidak hanya berdampak pada rusaknya habitat ikan, tetapi juga berpotensi mengganggu keseimbangan lingkungan secara keseluruhan. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi langkah penting dalam mencegah hal tersebut.

Abdul Salam menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga sumber daya alam. Ia berharap pesan yang disampaikan dapat terus digaungkan hingga ke tingkat desa dan menjadi kesepahaman bersama seluruh masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemancing, untuk tidak lagi menggunakan cara-cara merusak seperti meracun. Mari kita jaga sungai dan lingkungan kita agar tetap lestari dan bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, unsur kepolisian hingga relawan pemadam kebakaran yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat upaya pencegahan di lapangan.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya di Segedong tetapi juga di wilayah lain. Edukasi yang konsisten, kata dia, akan membentuk pola pikir masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Abdul Salam menegaskan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Dengan kesadaran kolektif, ia optimistis praktik meracun dapat ditekan dan ekosistem perairan di Kecamatan Segedong tetap terjaga untuk generasi mendatang.

“Mari bersama-sama kita jaga desa kita agar terus maju kedepannya,”tutupnya.

Penulis: Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play