Banyak Warga Terpapar, PPKM dan Vaksinasi Difokuskan di Sungai Pandan Wajok Hulu

  • Bagikan
Kapolsek Siantan, Polres Mempawah, Iptu Rahmad Kartono, saat memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait kegiatan PPKM Mikro dan vaksinasi massal dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Dusun Sungai Pandan, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Senin (2/8/2021) pagi. SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Polsek Siantan, Polres Mempawah, melaksanakan kegiatan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Dusun Sungai Pandan, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Senin (2/8/2021).

Kegiatan turut dirangkai dengan vaksinasi massal bagi warga setempat di Posko PPKM Mikro Gang Barokah, RT. 007/RW. 005, Dusun Sungai Pandan.

Bertindak sebagai tim vaksinator, tenaga kesehatan Puskesmas Rawat Jalan Wajok Hulu, berjumlah delapan orang yang dipimpin langsung Kepala Puskesmas, Muginarsih.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono mengatakan, sebagai salah satu kawasan yang warganya paling banyak terpapar Covid-19, maka kegiatan PPKM Mikro dan vaksinasi massal kali ini difokuskan di Dusun Sungai Pandan.

“Dari kegiatan PPKM Mikro di Dusun Sungai Pandan, warga yang awalnya takut divaksin, tampak antusias mendaftarkan diri untuk vaksinasi. Ini langkah maju untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Iptu Rahmad Kartono.

Dalam kegiatan ini pula, tambah dia, masyarakat diberikan edukasi akan pentingnya penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah agar angka terkonfirmasi dapat terus ditekan.

Misalnya, pembagian masker, dan penyampaian imbauan penerapan disiplin 5M, kepada masyarakat yang hadir.

“Tim PPKM Mikro kita lihat juga semakin aktif bergerak. Didukung partisipasi masyarakatnya yang mulai sadar betapa berbahayanya virus Corona. Sekali lagi, ini langkah maju yang patut kita apresiasi,” tegas Rahmad Kartono.

Dalam kegiatan PPKM Mikro itu, sebanyak 33 warga Dusun Sungai Pandan dengan sukarela menjalani vaksinasi Covid-19.

“Banyak warga yang awalnya mengaku takut dengan jarum, begitu usai divaksin, mengaku tak merasakan apa-apa saat disuntik. Stigma takut jarum suntik ini yang juga kita berikan pengertian ke masyarakat,” katanya.

Selain itu, disampaikan pula, bahwa dalam vaksinasi di Dusun Sungai Pandan, vaksin yang digunakan adalah AstraZeneca.

“Vaksin AstraZeneca ini diakui oleh Arab Saudi dan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang akan berpergian ke luar negeri, terutama sebagai salah satu syarat untuk menunaikan ibadah haji dan umrah,” beber Rahmad Kartono.

Setelah memberikan arahan kepada masyarakat, Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, juga menyerahkan bantuan kepada Posko PPKM Mikro berupa dua dus sabun desinfektan dan dua kotak masker.

  • Bagikan