SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News PLN Sungai Kakap Pasang 8 Gawang Tiang Listrik, di Gg Suhada

PLN Sungai Kakap Pasang 8 Gawang Tiang Listrik, di Gg Suhada

Tiang listrik di jalan Perintis Sungai Kakap didirikan PLN (Foto: Adhe) 

Pontianak (Suara Kalbar)- Warga jalan Perintis Kelurahan Pal IX, Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya merasa senang. Betapa tidak, akhirnya Perusahaan Listrik Negara (PLN) turun ke lapangan untuk mendirikan beberapa tiang listrik, tepatnya di Gang Suhada.

“Sudah dua hari ini saya dan beberapa teman-teman dari PLN Sungai Kakap mulai menyelesaikan pendirian tiang listrik sebanyak 8 gawang. Sebenarnya beberapa gawang ini sudah di dirikan sejak 1 bulan yang lalu, hanya saja belum di selesaikan. Dan hari ini kami kejar pemasangan kabel,” ungkap Iyan selaku Kepala Pekerja Bagian Lapangan PLN, kepada Suara Kalbar, Rabu (10/10/2018).

Menurutnya mengapa pihaknya hanya memasang 8 gawang, sebab untuk saat ini Gang Suhada merupakan gang buntu dikarenakan belum ada sambungan jalannya, dan sudah di tutup dengan pembangunan rumah BTN.

“Jadi, untuk itu kami hanya mendirikan 8 gawang, dengan total panjang kabel 300 meter. Yang mana dalam satu gawang jaraknya 42 meter,” tuturnya.

Tujuan dari pemasangan tiang dan kabel itu sendiri salah satunya ialah untuk menjaga dan mengurangi keredupan dari tegangan listrik. Hal ini di paparkan oleh Iyan ketika mengecek tegangan listrik di salah satu rumah warga.

“Ini tegangannya masih normal bekisar 250volt, kalau dia udah mulai turun ke angka 160volt, bisa dibilang mulai redup,” terangnya.

Pendirian tiang listrik ini, ditambahkannya sebenarnya sudah lama di harapkan oleh warga setempat. Namun baru kali ini pihak PLN menjalankanya setelah dilakukan survei pada beberapa waktu yang lalu.

Pasalnya, sebelum ada tiang listrik, warga hanya menggunakan bambu sebagai penyanggah dari kabel-kabel listrik dari satu rumah ke rumah yang lain. Hal inilah yang kerap di keluhkan oleh masyarakat.

Seperti Asep salah satu warga mengungkapkan selama ini kabel-kabel listrik cuma di sanggah pake bambu.

“Terus kalau ade hujan lebat sama angin kencang kadang suka tumbang dan menghalangi jalan. Karenakan pake bambu, jadi kena hujan, kena panas, die mudah rapuh,” ujar Asep.

Asep lantas mengaku bersyukur akibat dari pemasangan listrik dikawasannya sehingga tak perlu khawatir jika hujan deras atau angin kuat terjadi.

“Alhamdulillah-lah kalo misalnya sekarang udah di pasang tiang listrik, jadi ndak perlu khawatir lagi sewaktu-waktu hujan deras atau angin kuat. Lagiankan tiangnye juga terbuat dari beton. InsyaAllah aman”, tambah Asep.

Penulis: Ade Siti Fatimah

Editor: Dina Prihatini Wardoyo

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play