SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Suarakalbar.co.id Terima Pendampingan dari USAID dan Internews

Suarakalbar.co.id Terima Pendampingan dari USAID dan Internews

Mentoring For Selected Media yang diikuti tim jajaran Suara Kalbar mulai dari manajemen bisnis, tim redaksi, tim media sosial dan tim digital yang digelar pada Senin (1/11/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/Bernadetha Firnanda

Pontianak (Suara Kalbar) – Suarakalbar.co.id sebagai media siber lokal dari Kalimantan Barat lolos seleksi penerima pendampingan intensif program manajemen pengembangan bisnis dan keberlanjutan media digital dari USAID, AMSI dan Internews.

Mentoring For Selected Media diikuti tim jajaran Suara Kalbar mulai dari manajemen bisnis, tim redaksi, tim media sosial dan tim digital yang digelar Senin (1/11/2021).

CEO Suara Kalbar, Kundori mengucapkan terimakasih atas kekompakan tim akhirnya bisa lolos dalam program pendampingan tersebut. “Kita ada 10 media di Indonesia yang lolos dalam program ini. Selama 3 bulan mentor akan melakukan pendampingan,” ujar Kundori.

Sekretaris AMSI Kalbar,Teguh Imam Wibowo dalam kata pengantarnya mengatakan kapasitas media perlu ditingkatkan untuk kualitas yang lebih baik juga.

“Media itu kan sekarang sangat mudah ya saya berpendapat bahwa lebih mudah buat media daripada berita dan suatu saat itu orang cuma cari pemberitaan yang profesional, pemberitaan yang berkualitas, pemberitaan yang memang dibutuhkan dan pemberitaan yang mereka cari,” ujarnya.

Dwi Eko Lokononto selaku mentor menyampaikan bahwa media Suara Kalbar merupakan media yang memang sudah terpilih dari hasil seleksi yang terpilih untuk mendapatkan pendampingan penguatan.

“Jadi ini media yang sebetulnya sudah sangat bagus tetapi karena kita harus terus menerus memperbaharui diri,maka media Kalbar dengan proposal yang mereka ajukan itu mereka yang dapat pendampingan,” ujar pria yang akrab disapa Cak Lucky ini.

Lucky yang juga Pemred Beritajatim .com ini berharap berita-berita Suara Kalbar lebih punya kemampuan beradaptasi dengan ekosistem digital yang sedang berupaya diperbaiki oleh pemerintah oleh AMSI,dewan Pers dan pemangku kepentingan lainnya.

“Karena kita punya kepentingan supaya media media yang dikelola dengan taat asas kode etik jurnalistik dan UU pokok pers itu harus tumbuh menjadi lebih baik dan lebih besar karena Suara Kalbar menjadi bagian dari harapan AMSI,” kata Lucky yang menjabat Anggota Dewan Pertimbangan dan Pengawas AMSI Pusat ini.

Lucky berharap agar literasi digital semakin bagus sehingga publik terhindar dari hoaks, mendapat informasi yang bermanfaat dan mendorong kemajuan satu daerah termasuk dengan menjadi bagian dari menyuarakan kaum yang tidak bisa bersuara.

“AMSI berupaya untuk menjadi bagian dari dengan dukungan Internews juga beberapa lembaga kita ingin Suara Kalbar bisa menjadi lebih besar dan menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris AMSI Kalbar, Teguh Imam Wibowo mengatakan kapasitas media perlu ditingkatkan untuk kualitas yang lebih baik juga.

“Media itu kan sekarang sangat mudah ya saya berpendapat bahwa lebih mudah buat media daripada berita dan suatu saat itu orang cuma cari pemberitaan yang profesional,pemberitaan yang berkualitas,pemberitaan yang memang dibutuhkan dan pemberitaan yang mereka cari,” ujarnya.

 

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play