Sinergi Pemkab dan Umat Katolik, Bupati Karolin Resmikan Gereja Megah di Pelosok Landak
Landak (Suara Kalbar) – Bupati Landak, Karolin Margaret Natasa, meresmikan Gereja Katolik Santo Thomas More Stasi Dano, Paroki Santo Yusuf Karangan, Kabupaten Landak, pada Selasa (14/7/2026).
Peresmian ini menjadi momentum penting, tidak hanya bagi perayaan iman umat Katolik, tetapi juga sebagai seruan kebangkitan pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.
Kehadiran Bupati Karolin membawa pesan tegas bagi umat Katolik, khususnya terkait peran gereja dalam menghadapi tantangan masa depan dan bonus demografi. Ia menekankan bahwa kemegahan fisik bangunan gereja harus berbanding lurus dengan kualitas SDM umatnya.
“Saya berharap agar gereja ini menjadi pusat pembinaan iman Katolik yang nanti akan menghasilkan penerus, generasi penerus gereja yang berkarakter, berkualitas sesuai dengan iman Katolik,” ujar Karolin, Selasa (14/7/2026).
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa persaingan ke depan akan semakin ketat. Oleh karena itu, ia meminta para orang tua untuk tidak mengabaikan pendidikan anak. Ia turut memuji ketersediaan fasilitas pendidikan di wilayah Dano yang dinilai sudah memadai.
“Selain daripada karakter, modalnya ke depan adalah sekolah. Dano ini istimewa, Bapak Ibu. SD-nya bagus, SMP-nya sudah dibuat bagus. Jadi tolong dimanfaatkan, jangan sampai anak-anak kita tidak sekolah,” tegas Karolin.
Menutup arahannya, Karolin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Saya mengajak seluruh umat Katolik dan seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama, memelihara keamanan dan ketertiban serta bersama-sama mendukung program-program pembangunan demi kemajuan Kabupaten Landak,” tutupnya.
Sejalan dengan pesan Bupati, Pastor Paroki Santo Yusuf Karangan, Pastor Robert Ciprian Calderon, OSJ, menilai kehadiran dan arahan Bupati Karolin memberikan suntikan motivasi yang besar bagi kaum muda Katolik setempat.
“Kehadiran Ibu Bupati di sini sangat menguatkan kaum muda untuk menyelesaikan dan berfokus untuk pendidikannya, sekolahnya. Jangan berhenti sampai selesai, dan kalau masih ada kesempatan, lanjutkan,” kata Pastor Robert.
Sementara itu, perayaan Ekaristi dan pemberkatan gereja dipimpin langsung oleh Uskup Administrator Keuskupan Agung Pontianak, Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM.Cap. Dalam khotbahnya, Uskup Samuel memuji kegigihan dan kebersamaan umat Stasi Dano dalam mewujudkan gereja tersebut.
“Walaupun gedung bukan hal yang utama dan pertama, tetapi dalam kehidupan bergereja itu penting. Di sini kita mengungkapkan keimanan dan kebersamaan kita. Saya ucapkan selamat karena kalian dengan kerja keras berbekalkan kebersamaan, berhasil membangun gereja yang bagus dan indah ini,” tutur Uskup Samuel.
Ia juga berpesan agar umat berani mempertahankan identitas kebudayaan aslinya.
“Kita sudah meninggalkan agama tradisional dengan menganut agama Katolik, tetapi kita dengan menjadi Katolik tidak lalu kehilangan budayanya yang bagus dan indah. Kita harus mempertahankan itu,” pesannya.
Ketua Panitia Pembangunan Gereja, L. Alun A.Md., dalam laporannya memaparkan bahwa gereja megah ini adalah buah dari kesabaran dan gotong royong yang panjang sejak tahun 2019.
Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi umat, para donatur, keuskupan, hingga dukungan dana hibah dari pemerintah daerah.
“Pada tahun 2019 kami memperoleh bantuan dana hibah dari Pemprov Kalbar sebesar Rp 30 juta, dan pada tahun 2024 kami memperoleh dana hibah dari Pemkab Landak sebesar Rp 100 juta yang sangat membantu percepatan pembangunan,” ungkap Alun.
Selain pemerintah, bantuan juga mengalir dari Credit Union (CU) Pancur Kasih, Yayasan Viana Dei, Paroki Gembala Baik Pontianak, hingga swadaya murni dari umat setempat.
“Berdirinya gereja ini tidak hanya menjadi bangunan yang megah, tetapi sungguh menjadi rumah Allah, tempat umat bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih. Serta menjadi tempat pewartaan Injil bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” pungkasnya.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






