SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Headline Tim SAR Gabungan Temukan Bocah yang Jatuh ke Sungai Landak Meninggal Dunia

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah yang Jatuh ke Sungai Landak Meninggal Dunia

Tim SAR Evakuasi korban tenggelam di Sungai Landak. SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Landak (Suara Kalbar) – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Nathan (10), bocah yang sebelumnya dilaporkan jatuh ke Sungai Landak dari Jembatan Amboyo, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pelaksanaan Operasi SAR, Selasa (14/7/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pencarian kembali dilanjutkan sejak pukul 06.00 WIB dengan metode penyisiran permukaan sungai di sekitar lokasi kejadian.

“Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan metode penyisiran permukaan di sekitar lokasi korban dilaporkan jatuh. Seluruh unsur yang terlibat bekerja sama untuk memperluas area pencarian hingga ke arah hilir sungai,” ujarnya.

Upaya pencarian tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 11.40 WIB. Nathan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 0°13’26.51″U – 109°52’2.34″T atau sekitar 20 meter ke arah hilir dari lokasi korban dilaporkan jatuh.
“Korban ditemukan pada jarak sekitar 20 meter dari titik awal kejadian. Selanjutnya, tim melakukan proses evakuasi dan pada pukul 12.10 WIB korban berhasil diserahkan kepada pihak keluarga,” kata I Made Junetra.
Nathan diketahui merupakan warga Dusun Nahaya, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Setelah proses evakuasi selesai, Search Mission Coordinator (SMC) pada pukul 12.20 WIB mengusulkan penutupan Operasi SAR karena target pencarian telah berhasil ditemukan.
Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing setelah operasi dinyatakan selesai.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR pencarian bocah yang jatuh ke Sungai Landak resmi ditutup. Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya orang tua, terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai maupun jembatan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play