SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Morbidelli Timeless 1200 Meluncur, Motor Lama dengan Wajah Baru

Morbidelli Timeless 1200 Meluncur, Motor Lama dengan Wajah Baru

Morbidelli meluncurkan Timeless 1200, motor retro bermesin 1.222cc hasil “rebranding” platform Gaokin yang menawarkan formula klasik dengan harga terjangkau. (Rideapart/DOK)

Suara Kalbar – Morbidelli baru saja memperkenalkan model terbarunya, Timeless 1200, di pasar Tiongkok. Jika Anda merasa pernah melihat motor ini sebelumnya, Anda tidak salah.

Motor ini sebenarnya adalah barang lama yang ganti baju; di Eropa ia dikenal sebagai Brixton Cromwell 1200 X, sementara di Tiongkok aslinya bernama Gaokin GK1200. Sekarang, ia hadir kembali dengan emblem Morbidelli, dan jujur saja, nama “Timeless” mungkin adalah hal paling jujur dari motor ini.

Agak menggelitik memang, sebuah motor dinamakan “Timeless” padahal sebenarnya ia adalah platform berusia tiga tahun yang diperkenalkan kembali seolah-olah barang baru. Namun, di sisi lain, nama itu ada benarnya juga.

“Formula motor retro-twin bergaya Bonneville seperti ini memang tidak banyak berubah selama berpuluh-puluh tahun dan kemungkinan besar tidak akan berubah dalam waktu dekat,” analisa Rideapart, Selasa (5/5/2026).

Di balik emblem barunya, tidak ada yang benar-benar berbeda. Anda masih mendapatkan mesin dua silinder paralel berkapasitas 1.222cc dengan pendingin cairan. Mesin ini mampu memuntahkan tenaga sekitar 83 daya kuda  dan torsi yang cukup melimpah sejak putaran bawah. Rangkanya menggunakan model steel double cradle konvensional, lengkap dengan suspensi depan teleskopik biasa dan shockbreaker ganda di belakang untuk mempertegas kesan scrambler.

Motor ini memang sengaja dibuat dengan gaya “jadul”. Tidak ada suspensi upside-down, tidak ada monoshock, dan tidak ada paket elektronik rumit yang mencoba mengubah dunia. Fitur modernnya cukup mendasar namun fungsional: sistem ride-by-wire, beberapa mode berkendara, kontrol traksi, ABS, dan panel instrumen TFT. Ini adalah motor klasik yang hanya ingin memastikan Anda bisa menyalakannya setiap pagi tanpa drama mekanis.

Kisah menarik di balik motor ini sebenarnya bukan pada spesifikasinya, melainkan bagaimana ia terus muncul kembali dengan “pakaian” yang berbeda. Motor ini diproduksi oleh Gaokin, pabrikan asli di balik layar. Dari sana, motor ini diberikan ke berbagai merek tergantung di mana ia dijual. Brixton mengambilnya untuk pasar Eropa, dan sekarang Morbidelli—yang berada di bawah naungan Keeway dan grup Qianjiang (QJ Motor), melakukan hal yang sama.

Fenomena ini bukanlah kasus kloning ilegal atau barang tiruan yang mencurigakan. Ini adalah potret industri modern di mana satu produk bergerak melalui jaringan berbagai merek yang berbagi sumber daya, pabrik, dan rantai pasokan. Produknya sama, namun identitasnya berubah-ubah tergantung di mana Anda berada dan merek mana yang lebih Anda percayai di wilayah tersebut.

Nama “Timeless” pun akhirnya menjadi sangat pas, bukan karena teknologinya yang abadi, melainkan karena formulanya yang sudah teruji waktu. Motor retro-twin seperti ini mengandalkan torsi besar, geometri berkendara yang santai, perangkat keras yang sederhana, dan tampilan yang memicu nostalgia. Satu-satunya tantangan adalah banyaknya merek baru yang menggunakan platform ini namun sebenarnya tidak memiliki sejarah atau nilai nostalgia asli untuk mendukungnya.

Sebagai penarik minat, di Tiongkok motor ini ditawarkan dengan garansi fantastis selama enam tahun atau 100.000 kilometer. Harganya pun dikabarkan hanya sepertiga dari harga Triumph Bonneville T120 asli. Ini adalah bukti nyata arah industri otomotif saat ini yakni motor bukan lagi sekadar milik satu merek eksklusif, melainkan sebuah platform. Jika formulanya berhasil, mereka akan terus membawanya kembali. “Timeless” ternyata bukan sekadar nama, melainkan strategi bisnis.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play