Ketersediaan Daging Sapi, Ayam Dan Telur Jelang Idul Fitri 2023 di Sanggau Aman
Sanggau (Suara Kalbar) -Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Sanggau Syafriansah memastikan stok ketersedianan bahan pangan masyarakat yang berasal dari hewan dan telur di pasar Sanggau cukup dan aman.
“Terhitung dari bulan Maret 2023 Disbunak Kabupaten Sanggau telah mengantisipasi ketersediaan stok daging baik itu sapi maupun ayam serta telur untuk tetap tersedia hingga hari Raya Idul Fitri 1444 Hijiriah,”ungkapnya.
Dikatakan Syafriansah ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga ketersediaan daging dan telur untuk tetap tersedia dipasaran.
“Pertama kita harus melihat jumlah ketersediaan hewan sapi lokal kita, dan saat ini sapi lokal kita stok nya mencukupi, kita mepunyai stok sapi lokal sebayak 2397 ekor, sedangkan kalo kita liat pemotongan hewan sapi perbulan ini tidak sampai 200 ekor sapi khusus untuk di komsumsi,” ujarnya.
Disampaikan Syafriansyah, mendekati hari Raya Idul Fitri pemotongan sapi akan mengalami peningkatan diperkirakan perbulanya akan mencapai hingga 200 ekor lebih, meski mengalami peningkatan pemotongan sapi namun stok sapi lokal yang ada di Kabupaten Sanggau akan tetap ada stoknya hingga hari Raya Idul Fitri.
“Kemudian untuk stok ayam ras atau ayam pedaging dari beberapa peternakan yang ada di Kabupaten Sanggau stoknya juga mencukupi, mulai dari bulan Januari hingga mei 2023, stok ayam ras yang ada dipeternakan ada sebayak 7, 5 juta ekor sementara dari sisi komsumsi ayam masyarakat dari Bulan Januari sampai bulan Mei sebayak 1, 247 juta ekor. kemungkinan ada peningkatan komsumsi masyarakat di Hari Raya Idul Fitri, meski ada peningkatan stok ayam yang ada tetap tercukupi,” katanya.
Walau ketersediaan daging sapi dan ayam stoknya sudah mencukupi namun untuk stok telur ayam di Kabupaten Sanggau masih kekurangan stok telur ayam, karna populasi ayam petelur di Kabupaten Sanggau jumlahnya hanya ada 90 ribu butir.
” Stok populasi ayam petelur yang ada di Kabupaten Sanggau hanya ada 90 ribu butir, dari jumlah itu dalam perhari hanya ada 70 ribu butir yang produksi di Sanggau, jadi untuk menutupi kekurangan ketersediaan telur ayam maka para pedagang dan distributor mendatangkan telur ayam dari luar daerah seperti telur dari Pontianak dan Singkawang,” ucapnya.
Untuk harga daging sapi segar saat ini dipasaran harga perkilonya bekisar 155 ribu sampai 160 ribu perkilo, sedangkan untuk harga ayam perkilonya diharga 38 ribu sampai 40 ribu perkilonya, dan untuk harga telur ayam perbutirnya mencapai harga 2100 rupiah.
“Selain daging segar ayam dan sapi kita juga ada distributor daging beku yang beroprasi di Sekayam yaitu prusaahan Borneo Food disitu ada dijual daging sapi beku perkilonya sekitar 115 ribu, sedangkan untuk daging ayam beku dijual perkilonya sekitar 30 ribu,” terangnya.
Berdasarkan informasi stok ketersediaan daging sapi, ayam dan telur berharap masyarakat Sanggau tidak panik.
“Karena stok kebutuhan akan daging dan telur hingga hari ini dan di hari raya Idul Fitri akan tetap ada dan tidak mengalami kelangkaan,”tutupnya.






