SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Melawi Tinjau Lokasi Kebakaran Nanga Pinoh, Bupati Melawi Sampaikan Duka atas Musibah yang Hanguskan 54 Ruko dan Kelenteng

Tinjau Lokasi Kebakaran Nanga Pinoh, Bupati Melawi Sampaikan Duka atas Musibah yang Hanguskan 54 Ruko dan Kelenteng

Bupati Melawi, H Dadi Sunarya Usia Yursa tinjau lokasi kebakaran di jalan Merak desa Tanjung Niaga Nanga Pinoh/ Dea Kusumah Wardhana

Melawi (Suara Kalbar) – Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa, meninjau langsung lokasi kebakaran hebat yang melanda kawasan Jalan Merak, Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kamis (29/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyaksikan langsung kondisi kawasan pertokoan yang terdampak kebakaran pada Rabu (28/10/2026) dini hari. Musibah tersebut menghanguskan 54 rumah toko (ruko) serta satu rumah ibadah, yakni Kelenteng Fuk Tet Chie Nanga Pinoh.

Pemerintah Kabupaten Melawi menyampaikan rasa sedih dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat tersebut. Kebakaran ini tidak hanya menyebabkan kerugian material dalam jumlah besar, tetapi juga berdampak terhadap kehidupan warga, terutama mereka yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas usaha di kawasan tersebut.

Kunjungan Bupati menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang terdampak sekaligus untuk melihat secara langsung situasi pascakebakaran.

Musibah kebakaran yang terjadi pada dini hari itu meninggalkan kerusakan luas di kawasan pertokoan Jalan Merak. Puluhan bangunan yang sebelumnya menjadi tempat usaha masyarakat kini hangus terbakar.

Selain kehilangan tempat usaha dan harta benda, kebakaran tersebut juga menghanguskan Kelenteng Fuk Tet Chie yang diketahui telah berdiri sejak 1925 dan menjadi bagian dari sejarah serta kehidupan masyarakat Tionghoa di Nanga Pinoh.

Pemerintah daerah memahami bahwa dampak kebakaran tidak semata-mata berupa kerusakan bangunan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha, sumber pendapatan keluarga, serta aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.

Dalam situasi tersebut, perhatian dan dukungan terhadap warga terdampak menjadi hal penting agar mereka dapat menghadapi masa sulit dan secara bertahap memulihkan kehidupan.

Peninjauan langsung ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melihat kebutuhan masyarakat setelah musibah kebakaran. Pendataan kerusakan dan kondisi warga terdampak menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Melawi diharapkan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait guna memastikan warga terdampak memperoleh perhatian sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Di tengah duka akibat kebakaran tersebut, solidaritas masyarakat juga mulai terlihat melalui pembukaan posko bantuan oleh Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Melawi, Badan Sosial Pemadam Kebakaran (BSPBK) Bhakti Mulia, dan Yayasan Mawar.

Posko yang berlokasi di Yayasan Mawar, Jalan Juang, Kota Nanga Pinoh, menjadi tempat bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan berupa uang tunai, pakaian layak pakai, maupun sembako untuk membantu meringankan beban korban.

Musibah ini menjadi duka bersama bagi masyarakat Melawi. Diharapkan melalui sinergi pemerintah, relawan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat, para korban dapat memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk bangkit kembali setelah kehilangan akibat kebakaran tersebut.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran dan total kerugian akibat peristiwa tersebut masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. Pihak kepolisian pun disiagakan dilokasi kebakaran untuk kepentingan penyelidikan dan pengamanan lokasi.

Penulis: Dea Kusumah Wardhana

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play